“Data dan Fakta Harus Jadi Pegangan”: Dandim 1503/Malra Dorong Forum “Kopi Pagi” Jadi Benteng Lawan Isu dan Distorsi Informasi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 13 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

“Data dan Fakta Harus Jadi Pegangan”: Dandim 1503/Malra Dorong Forum “Kopi Pagi” Jadi Benteng Lawan Isu dan Distorsi Informasi

Malra, Kabarsulselindonesia.web.id | Dandim 1503 Malra Letkol Infr Andi Agussalim menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas daerah dan mengawal kebijakan pemerintah berbasis data dan fakta. Hal itu disampaikan dalam Forum Komunikasi Pimpinan untuk Penguatan Sinergi atau “Kopi Pagi” yang digelar KPPN Tual di Aula KPPN Tual, Selasa (12/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal, TNI-Polri hingga aparat penegak hukum itu, Dandim menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni biasa, melainkan ruang strategis untuk membedah kondisi keuangan negara, pertumbuhan ekonomi, hingga tantangan sosial di daerah.

“Forum ini luar biasa karena menyajikan data dan fakta terkait keuangan negara. Ini membuka wawasan kita semua, terutama dalam memahami pertumbuhan ekonomi dan kondisi daerah secara objektif,” ujar Andi Agussalim.

Ia menyoroti maraknya isu dan opini liar di tengah masyarakat yang kerap memelintir kebijakan pemerintah tanpa dasar data yang jelas. Menurutnya, kondisi itu dapat memicu salah persepsi publik dan mengganggu stabilitas sosial jika tidak diantisipasi bersama.

“Banyak isu yang beredar akhirnya membuat kebijakan pemerintah disalahartikan atau tidak sesuai dengan fakta yang ada. Karena itu forum seperti ini penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” tegasnya.

Dandim juga mendorong agar forum “Kopi Pagi” tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi menjadi wadah diskusi rutin lintas sektor, termasuk melibatkan TNI, Polri, kejaksaan, dan lembaga lainnya dalam membahas persoalan strategis daerah.

Menurutnya, tantangan wilayah ke depan tidak ringan. Karena itu dibutuhkan komunikasi terbuka antarpemangku kepentingan agar berbagai persoalan di level bawah dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti secara tepat.

“Ini bukan forum ringan. Data-data seperti ini sangat berpengaruh terhadap kondisi wilayah kita. Semua instansi harus saling mendukung demi kemajuan Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual,” katanya.

Ia menegaskan, pihak TNI siap mendukung penuh kegiatan lintas instansi yang bertujuan memperkuat koordinasi, menjaga stabilitas, dan mendukung program prioritas pemerintah di daerah.

(*****)