KNPI Maluku Dukung Pelestarian Sejarah Lewat Bedah Buku Bon Sititit

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 18 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KNPI Maluku Dukung Pelestarian Sejarah Lewat Bedah Buku Bon Sititit

KNPI Maluku Dukung Pelestarian Sejarah Lewat Bedah Buku Bon Sititit

TUAL, Kabarsulselindonesia.web.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku mengapresiasi Pemerintah Kota Tual atas penyelenggaraan bedah buku Dari Kei untuk Konferensi Meja Bundar – Controleur Pribumi, karya Capt. Pilot Stephanus G. Setit, yang mengangkat perjalanan hidup Bon Setit sebagai salah satu tokoh asal Kepulauan Kei.18/07/2026

Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Arman Kalean, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat budaya literasi sekaligus memperkenalkan sejarah daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Tual dan dibuka oleh Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., menjadi ruang edukasi untuk mengenalkan kontribusi tokoh daerah dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Bedah buku tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh adat, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Arman menilai, pelestarian sejarah melalui literasi merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar nilai-nilai perjuangan, budaya, dan kebangsaan tetap terjaga.

"Melalui kegiatan literasi seperti ini, generasi muda dapat lebih mengenal sejarah daerahnya, menghargai jasa para tokoh, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara," ujar Arman.

KNPI Maluku berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan budaya literasi sejarah terus diperkuat sehingga warisan perjuangan tokoh-tokoh daerah tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Editor: Bruce Elang