Jelang Kunker Pangdam XVIII/Kasuari, Kasrem 182/JO Pastikan Fakfak Siap Total
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Pagi itu, langit Fakfak menggantung teduh ketika iring-iringan kendaraan dinas bergerak menyusuri ruas-ruas jalan utama kota. Tak ada seremoni, tak pula gegap gempita. Yang ada adalah keseriusan dan langkah terukur. Kepala Staf Korem 182/Jazira Onim (Kasrem 182/JO) Letkol Inf Eko Handono, didampingi Dandim 1803/Fakfak, turun langsung meninjau sejumlah titik strategis menjelang kunjungan kerja Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Kamis, 8 Mei 2026.
Peninjauan itu bukan sekadar formalitas menjelang kedatangan pejabat tinggi TNI AD. Di baliknya, tersimpan agenda yang lebih substansial: memastikan wilayah Fakfak benar-benar dalam kondisi aman, tertib, dan siap menyambut momentum penting bagi jajaran Korem 182/JO.
Beberapa lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru tak luput dari pengecekan. Jalur yang akan dilalui rombongan disisir dengan cermat. Pos-pos pengamanan diperiksa. Kesiapan personel dan kelengkapan sarana pendukung dievaluasi. Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk menghindari celah sekecil apa pun.
“Setiap personel harus memahami peran dan tanggung jawabnya. Kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum memperkuat soliditas dan profesionalisme,” ujar Kasrem dalam arahannya.
Nada yang disampaikan lugas, tanpa retorika berlebihan. Namun, pesan yang terkandung tegas: kesiapsiagaan adalah harga mati. Bagi jajaran Korem 182/JO, kunjungan Pangdam bukan hanya tentang protokoler, melainkan tentang menunjukkan bahwa satuan di wilayah Jazira Onim mampu menjaga stabilitas dan membangun kepercayaan publik.
Fakfak, sebagai salah satu wilayah strategis di Papua Barat, memiliki dinamika sosial yang khas. Di sinilah pendekatan humanis TNI diuji sekaligus dibuktikan. Kehadiran pimpinan tertinggi Kodam XVIII/Kasuari diharapkan tidak hanya mempererat rantai komando internal, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.
Peninjauan lapangan yang dilakukan Kasrem 182/JO menjadi gambaran bahwa kesiapan tidak dibangun dalam hitungan jam. Ia dirajut melalui disiplin, koordinasi, dan kepekaan terhadap situasi wilayah. Setiap detail diperhatikan, setiap potensi gangguan diantisipasi.
Di tengah suasana yang relatif kondusif, jajaran Korem 182/JO tampak bergerak dengan ritme yang terorganisir. Tidak ada ruang bagi kelengahan. Semua unsur dituntut bekerja dalam satu tarikan napas: menyukseskan kunjungan kerja Pangdam XVIII/Kasuari sekaligus memastikan masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.
Dengan langkah-langkah tersebut, Korem 182/JO ingin memastikan bahwa ketika Pangdam XVIII/Kasuari tiba di Fakfak, yang terlihat bukan hanya kesiapan fisik satuan, melainkan juga kesiapan mental dan komitmen pengabdian. Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan semata kelancaran acara, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat dari kehadiran TNI di tengah mereka.
Kunjungan itu akan datang dan berlalu. Namun, kesiapsiagaan dan soliditas yang dibangun menjelangnya diharapkan tetap tinggal menjadi fondasi bagi penguatan tugas-tugas teritorial di Jazira Onim.
Writter : Rilis Penrem | Editor : Den

























Komentar via Facebook