WTP ke-11 di Tangan Bupati Samaun: Fakfak Teguhkan Tradisi Tata Kelola Bersih, Kado Pengabdian untuk Sekda
Manokwari, KabarsulselIndonesia.web.id | Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali mengukir prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Di tengah tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, Kabupaten Fakfak sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena merupakan Opini WTP ke-11 yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Fakfak secara berturut-turut. Sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
Predikat WTP itu diterima langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, di Manokwari, Papua Barat, Senin (29/6/2026).
Beberapa saat setelah penyerahan opini tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Drs. EC. Sulaeman Uswanas, M.Si, membenarkan kabar itu melalui sambungan telepon WhatsApp kepada media ini.
"Beberapa menit yang lalu Bapak Bupati Samaun Dahlan telah menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Ini merupakan WTP yang ke-11 bagi Kabupaten Fakfak," ujar Sulaeman.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang selama ini menjaga disiplin dalam pengelolaan keuangan, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Di balik raihan tersebut, tersimpan makna yang lebih mendalam. Bupati Samaun Dahlan menyebut Opini WTP ke-11 ini sebagai kado istimewa bagi Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Drs. EC. Sulaeman Uswanas, M.Si, yang dalam beberapa hari ke depan akan mengakhiri masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara dan memasuki masa purna tugas.
Pengabdian panjang yang ditutup dengan raihan opini tertinggi dari BPK menjadi simbol bahwa dedikasi, integritas, dan konsistensi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik mampu meninggalkan warisan yang bernilai bagi daerah.
Dalam keterangan kepada media ini melalui sambungan telepon WhatsApp usai menerima Opini WTP di Manokwari, Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Fakfak.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan Opini WTP hingga sebelas kali berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Fakfak yang selama ini terus berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
"Saya berharap prestasi ini tidak membuat kita cepat berpuas diri. Justru Opini WTP ini harus terus kita pertahankan sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel," ujar Samaun.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara, serta seluruh perangkat pendukung sistem pengelolaan keuangan daerah yang telah bekerja maksimal hingga Kabupaten Fakfak kembali meraih Opini WTP untuk kesebelas kalinya secara berturut-turut.
"Terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD beserta jajaran yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Fakfak," katanya.
Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Ia meminta seluruh pimpinan OPD agar semakin tertib dalam administrasi pengelolaan keuangan daerah dan lebih cepat menindaklanjuti setiap rekomendasi maupun temuan yang disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).
"Ke depan saya meminta seluruh pimpinan OPD semakin tertib dalam tata kelola administrasi keuangan serta lebih responsif terhadap setiap temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK. Dengan demikian, kualitas pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah terus meningkat," tegasnya.
Opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif. Predikat tersebut merupakan bentuk pengakuan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan serta didukung sistem pengendalian internal yang memadai.
Bagi Kabupaten Fakfak, raihan WTP ke-11 bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga amanah untuk terus menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan daerah. Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK menjadi penegas bahwa tata kelola pemerintahan yang baik hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama, disiplin, serta komitmen yang tidak pernah surut dalam melayani masyarakat.
Writter & Editor : Den

























Komentar via Facebook