Penataan RTH Bundaran Petrosea Tuntas, Publik Kini Menunggu Komitmen Nyata Pemkab Mimika Menata Kota Secara Menyeluruh
Penataan RTH Bundaran Petrosea Tuntas, Publik Kini Menunggu Komitmen Nyata Pemkab Mimika Menata Kota Secara Menyeluruh
MIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Distrik Mimika Baru resmi menuntaskan tahap awal penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Petrosea. Penyelesaian proyek ini menjadi langkah awal dalam upaya memperbaiki wajah Kota Timika yang selama ini masih dihadapkan pada berbagai persoalan tata kota.02/07/2026
Meski tahap pertama telah rampung, tantangan sesungguhnya justru baru dimulai. Masyarakat kini menunggu konsistensi Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membuktikan bahwa penataan kota bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program pembangunan yang berkelanjutan.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada PT Petrosea Timika Branch atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan penataan kawasan tersebut.
"Tahap pertama telah selesai, namun semangat membangun dan menata Kota Timika tidak berhenti sampai di sini. Ini adalah awal dari komitmen bersama untuk terus menghadirkan ruang publik yang berkualitas, indah, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat," ujar Merlyn.»
Kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dinilai menjadi modal penting dalam pembangunan kawasan publik. Namun, keberhasilan satu titik penataan belum cukup menjawab harapan masyarakat terhadap persoalan tata kota yang masih memerlukan perhatian serius, mulai dari ruang publik, kebersihan lingkungan, drainase, hingga penataan kawasan perkotaan secara menyeluruh.
Karena itu, penyelesaian RTH Bundaran Petrosea seharusnya menjadi awal, bukan akhir. Pemerintah dituntut menjaga konsistensi, memastikan pemeliharaan kawasan yang telah dibangun, sekaligus memperluas program penataan ke titik-titik lain yang membutuhkan perhatian.
Apresiasi kepada PT Petrosea Timika Branch patut diberikan atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Namun, ukuran keberhasilan sesungguhnya bukan hanya selesainya satu proyek, melainkan sejauh mana komitmen tersebut mampu menghadirkan perubahan nyata terhadap kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat Kota Timika.
Masyarakat tentu berharap komitmen yang telah disampaikan pemerintah tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret, terukur, dan berkesinambungan demi menghadirkan Kota Timika yang lebih hijau, tertata, dan layak huni.
Penulis : Gunawan F
Editor. : Bruce Elang

























Komentar via Facebook