Pamit ke Tanimbar, Ketua IKKT Papua Apresiasi Solidaritas Keluarga Besar IKKT Jayapura
Pamit ke Tanimbar, Ketua IKKT Papua Apresiasi Solidaritas Keluarga Besar IKKT Jayapura
Ambon, Kabarsulselindonesia.web.id – Ketua Ikatan Kerukunan Keluarga Tanimbar (IKKT) Papua, Kaitanus Angwarmase atau yang akrab disapa Kim, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar IKKT Jayapura atas dukungan, kebersamaan, dan solidaritas yang diberikan selama dirinya memimpin organisasi tersebut.17/07/2026
Pernyataan itu disampaikan Angwarmase menjelang kepindahannya dari Papua ke satuan tugas barunya di Brigif 39 Nusa Manan, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Menurutnya, memimpin organisasi paguyuban sebesar IKKT Papua bukanlah tugas yang ringan. Berbagai dinamika dan tantangan mewarnai perjalanan kepemimpinannya. Namun, berkat kekompakan seluruh elemen organisasi, setiap program dan kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
"Sejak dipercaya menjadi Ketua IKKT Papua, tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. Tetapi berkat dukungan penuh dari keluarga besar IKKT, seluruh aktivitas organisasi dapat berjalan dengan baik," ujar Angwarmase.
Ia menegaskan, semangat persaudaraan yang dibangun oleh para pengurus, sesepuh, tokoh masyarakat, dan seluruh warga IKKT menjadi fondasi utama dalam menjaga eksistensi organisasi sekaligus mempererat tali kekeluargaan masyarakat Tanimbar di tanah rantau.
"Berkat kebersamaan seluruh pengurus, sesepuh, dan keluarga besar IKKT, kami mampu menjalankan berbagai kegiatan dengan semangat persatuan demi kemajuan masyarakat Tanimbar, meski berada jauh dari kampung halaman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Angwarmase juga menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait, ST., M.Si., yang turut hadir dalam acara pelepasan dirinya bersama keluarga besar IKKT Papua. Kehadiran Sekda Papua dinilai sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan yang selama ini dijaga oleh warga Tanimbar di Papua.
Suasana perpisahan berlangsung penuh haru. Keluarga besar IKKT Papua memberikan penghormatan terakhir melalui rangkaian kegiatan kebersamaan, prosesi pengantaran hingga ke pelabuhan, serta ritual adat sebagai simbol pelepasan menuju tempat tugas yang baru.
Bagi Angwarmase, momen tersebut menjadi bukti bahwa IKKT bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, melainkan rumah besar yang terus memelihara persaudaraan, persatuan, dan nilai-nilai budaya Tanimbar di mana pun anggotanya berada.
"Terima kasih atas doa, dukungan, dan kebersamaan yang telah diberikan selama ini. IKKT adalah rumah bagi kita semua. Saya berharap tali persaudaraan ini tetap terjaga, semakin kuat, dan terus menjadi perekat masyarakat Tanimbar di mana pun berada," tutupnya.
Penulis: JCS
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook