HASIL RAPAT PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL KWAMKI NARAMAKABUPATEN MIMIKA, PROVINSI PAPUA TENGAH

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

HASIL RAPAT PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL KWAMKI NARAMAKABUPATEN MIMIKA, PROVINSI PAPUA TENGAH

 

HASIL RAPAT PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL KWAMKI NARAMAKABUPATEN MIMIKA, PROVINSI PAPUA TENGAH

Timika, Kabarsulselindonesia.web.id Anggota DPRP Papua Tengah bersama Anggota DPRK Mimika telah melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka penyelesaian konflik sosial yang terjadi di wilayah Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.25/04/2026

Dalam rapat tersebut, disepakati beberapa langkah strategis sebagai berikut:

Pembentukan Tim Kerja Lintas Sektor guna mempercepat proses penyelesaian konflik sosial di Kwamki Narama.

Penugasan Tim Kerja untuk melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, antara lain:

Gubernur Papua Tengah

Bupati Mimika

Bupati Puncak

Kapolda

Dandrem

Koordinasi ini bertujuan untuk merumuskan solusi yang komprehensif dan memastikan penyelesaian konflik dilakukan secara damai melalui pendekatan adat dan kearifan lokal.

Ketua Tim, Urbanus Beanal, menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus mengedepankan nilai-nilai budaya dan persatuan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan konflik ini secara bermartabat melalui pendekatan adat, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.              

Stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial menjadi prioritas utama,” ujar Urbanus Beanal.

Lebih lanjut, Tim Kerja diharapkan segera mengambil langkah konkret di lapangan, termasuk melakukan dialog dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, guna mencapai kesepakatan bersama yang adil dan berkelanjutan.

Rapat ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyelesaian berlangsung.

Dengan terbentuknya Tim Kerja Lintas Sektor ini, diharapkan penyelesaian konflik sosial di Kwamki Narama dapat segera terwujud secara damai, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan tenteram.

Demikian siaran pers ini disampaikan untuk menjadi perhatian publik.

Tertanda,

Ketua Tim

Urbanus Beanal

"Elang"