KEBAKARAN HEBAT LALAP DERETAN WARUNG DAN POLSEK BAGUALA, KERUGIAN CAPAI RP 700 JUTA

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 15 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KEBAKARAN HEBAT LALAP DERETAN WARUNG DAN POLSEK BAGUALA, KERUGIAN CAPAI RP 700 JUTA

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. 15 OKTOBER 2026. Si jago merah mengamuk di jantung Negeri Passo. Tepat pada Rabu dini hari, pukul 01.03 WIT, kebakaran besar meluluhlantakkan lima bangunan vital di Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Tidak hanya warung makan dan kios warga, api bahkan merembet dan membakar fasilitas negara, yakni Gudang Logistik SPN Polda Maluku dan bangunan Polsek Baguala.

*Lima Bangunan Ludes Terbakar*

Kobaran api yang begitu cepat membesar menghanguskan:

1.  *Warung Nasi Padang* milik Mustafa Ardi (40), warga Negeri Passo.

2.  *Warung Nasi Padang Sari Minang Musilou* milik Ampi Leleulya (29), anggota Polri, warga Negeri Passo.

3.  *Kios Sembako Haikel* milik Yusran Heldin (26), warga Negeri Passo.

4.  *Gudang Logistik milik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku.*

5.  *Bangunan Polsek Baguala,* meliputi Ruang Lantas, Ruang Provos, dan Ruang Unit Binmas yang atap dan plafonnya terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material ditaksir mencapai *Rp 700.000.000 (Tujuh Ratus Juta Rupiah).*

*Kronologi: Api Diduga dari Lantai Dua Warung*

Bencana ini bermula dari Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi.

Saksi Ida Wasahua (29), karyawan warung yang sedang piket malam, menuturkan, sekitar pukul 22.00 WIT ia memanaskan kuah di dapur lantai dua hingga pukul 00.00 WIT. Setelah itu, ia turun dan duduk di meja kasir bersama rekan piketnya, Susi Buton, menunggu pelanggan.

Saat sedang berjaga, keduanya dikejutkan teriakan tukang ojek dari pertigaan Polsek Baguala yang berteriak "kebakaran!". Ida pun bergegas membangunkan rekan-rekannya yang sedang tidur dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Keterangan senada disampaikan pemilik Warung Sari Minang, Ampi Leleulya. Saat sedang beristirahat, ia dibangunkan oleh kakaknya, Endi Kesaulia, yang berteriak kebakaran. Saat terbangun, ia melihat api sudah membesar dari dapur Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi.

"Awalnya kami coba padamkan manual bertiga bersama Endi dan Sami Lesnusa, tapi api terlalu besar dan sudah menjalar ke warung saya, jadi kami langsung lari menyelamatkan diri ke jalan," ungkap Ampi.

Sementara pemilik Kios Sembako Haikel, Yusran Heldin, mengaku terbangun karena teriakan warga. Ia melihat cahaya api sudah sangat dekat dengan dapurnya. Tanpa pikir panjang, ia langsung membangunkan istri dan anaknya untuk keluar rumah.

*Pemadaman 2 Jam, Kapolsek Turun Langsung*

Api baru bisa dijinakkan setelah 4 unit mobil Pemadam Kebakaran dan 1 unit Water Canon Polda Maluku tiba di lokasi pada pukul 01.15 WIT. Petugas berjibaku selama hampir dua jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan total pada pukul 03.00 WIT, sehingga tidak merembet ke bangunan lain.

Kapolsek Baguala, IPTU Esterlina Titiheru, http://A.Md., bersama Waka Polsek AIPTU E. Risakotta, http://S.Sos., tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 02.00 WIT untuk memimpin pengamanan.

Pihak Kepolisian telah melakukan tindakan berupa membantu pemadaman, mengambil keterangan para saksi, mengamankan lokasi dengan memasang Police Line, dan membuat Laporan Situasi (LS).

*Penyebab Masih Diselidiki*

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kompor di lantai dua Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi. Di lokasi tersebut memang terdapat beberapa kompor yang rutin digunakan untuk memasak.

Polisi masih mendalami kejadian ini untuk memastikan sumber api yang sesungguhnya.

(M.N)