Teguh Karmomyanan: OKP Jangan Kehilangan Marwah Demi Kepentingan Tertentu

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 02 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Teguh Karmomyanan: OKP Jangan Kehilangan Marwah Demi Kepentingan Tertentu

Teguh Karmomyanan: OKP Jangan Kehilangan Marwah Demi Kepentingan Tertentu

LANGGUR, Kabarsulselindonesia.web.id  – Tokoh pemuda Teguh Karmomyanan mengingatkan seluruh organisasi kepemudaan (OKP) agar tetap menjaga independensi dan tidak keluar dari tujuan utama organisasi, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok maupun individu tertentu.03/08/2026

Pernyataan tersebut disampaikan Teguh sebagai respons atas dinamika yang berkembang terkait keterlibatan sejumlah organisasi kepemudaan dalam persoalan yang menurutnya lebih bersifat internal dan tidak berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

Menurut Teguh, mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab moral sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus penyambung aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap langkah organisasi harus didasarkan pada kepentingan umum, bukan kepentingan yang berpotensi mengaburkan marwah perjuangan.

  "OKP lahir untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Jangan sampai organisasi kehilangan marwahnya hanya karena terseret pada kepentingan tertentu. Independensi dan integritas harus tetap dijaga," tegas Teguh.

Ia juga menyoroti beredarnya flyer yang berisi ajakan mengevaluasi kinerja Polres Maluku Tenggara. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif, berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Teguh menilai penyampaian kritik yang tidak didukung fakta berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk mengedepankan sikap kritis yang konstruktif, bukan narasi yang dapat memicu perpecahan.

Menurutnya, sejumlah perkara pidana di wilayah hukum Polres Maluku Tenggara telah ditangani melalui proses hukum. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja institusi penegak hukum sebaiknya dilakukan secara proporsional dan berdasarkan indikator yang jelas.

   "Kritik itu penting, tetapi harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar membangun opini yang berpotensi memecah belah masyarakat. Pemuda harus menjadi penjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di daerah," ujarnya.

Teguh berharap seluruh organisasi kepemudaan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat, menjaga marwah organisasi, serta memperkuat persatuan dan stabilitas sosial di Kabupaten Maluku Tenggara.

Editor: Bruce Elang