Wali Kota Ambon Resmikan Sarang Kawalinya: Simbol Geliat Ekonomi Dan Wujud Cinta Kekayaan Lokal

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 18 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Wali Kota Ambon Resmikan Sarang Kawalinya: Simbol Geliat Ekonomi Dan Wujud Cinta Kekayaan Lokal

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id.  Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi menghadiri sekaligus meresmikan Coffee Shop & Resto Sarang Kawalinya yang berlokasi di Desa Rumah Tiga pada Selasa (18/8/2026). Peresmian ini menjadi penanda kuat geliat ekonomi lokal di tengah peringatan dua hari bersejarah bagi bangsa dan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin didampingi Wakil Wali Kota Ambon, pimpinan OPD, perbankan, instansi vertikal, serta lembaga jasa keuangan, menyampaikan rasa syukur.

"Pagi ini kita bersyukur, sehari setelah kita memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI, dan besok kita akan memperingati HUT ke-81 Provinsi Maluku. Di tengah dua hari bersejarah ini, kehadiran Sarang Kawalinya merupakan momentum luar biasa, sebagai tanda bahwa geliat usaha ekonomi di Kota Ambon terus hidup dan berkembang," tegas Wali Kota Bodewin.

Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Ambon telah menyaksikan maraknya pembukaan usaha baru, terutama di sektor kuliner, termasuk Waehaong Cafe & Resto yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. Hal ini, menurutnya, sangat krusial mengingat Kota Ambon yang mengandalkan sektor jasa dan perdagangan.

"Kita tidak memiliki sumber daya alam melimpah layaknya kabupaten lain. Oleh karena itu, usaha-usaha di bidang kuliner dan jasa seperti ini yang menopang ekonomi kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon datang dengan sukacita dan memberikan dukungan penuh kepada Bung Gio (Gregorio Linusa, pemilik Sarang Kawalinya) dan seluruh keluarga," tambahnya.

Kawalinya: Lebih dari Sekadar Ikan, Simbol Kekayaan Maluku

Wali Kota Bodewin memaknai nama "Kawalinya" yang merujuk pada Ikan Selar, ikan pelagis yang melimpah di perairan Maluku.

"Ikan Selar ini memiliki nilai ekonomis dan protein tinggi. Dengan mengembalikan 'Kawalinya ke sarangnya', kita tidak hanya menawarkan pilihan kuliner baru, tetapi juga menghidupkan kembali semua hal terkait kekayaan alam, budaya, dan adat istiadat Maluku. Tujuannya agar anak cucu kita tidak lupa dengan ciri khas yang sudah ada dan menjadi identitas kita," jelasnya.

Ia berharap Sarang Kawalinya menjadi pilihan favorit baru bagi warga Ambon dan semua orang yang berkunjung ke kota ini.

Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membuka iklim investasi seluas-luasnya.

"Pemerintah Kota Ambon memberikan 'karpet merah' kepada para investor. Kami jamin, pengurusan perizinan dilakukan dengan cepat, tanpa pungutan biaya atau pungli. Jadi, tidak usah ragu untuk masuk ke Kota Ambon," kata Bodewin.

Namun, ia juga menitikberatkan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kota.

"Kalau Ambon kotor, siapa yang mau datang? Meskipun restoran tersedia di mana-mana, tapi jika di depan jalan sampah berserakan, siapa yang mau masuk? Kita butuh kenyamanan. Jika sudah nyaman, orang pasti akan datang, dan akan mencari kuliner khas seperti Kawalinya yang tidak banyak ditemukan di tempat lain," pesannya.

Dalam momentum Grand Opening ini, Wali Kota menyampaikan selamat kepada owner dan seluruh kerabat. Ia juga berterima kasih kepada Kepala Pemerintah Negeri Rumah Tiga dan Camat Teluk Ambon yang memastikan semua usaha berjalan aman, nyaman, dan damai.

"Harapan kami adalah dengan semakin bertumbuh kembangnya kafe dan resto di Kota Ambon, ini akan menopang perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Ambon saat ini berada di angka 6,09%, lebih tinggi dari provinsi dan nasional. Kami yakin, usaha-usaha baru seperti ini akan terus memicu pertumbuhan tersebut," pungkas Bodewin, sembari mendoakan keberkahan bagi Sarang Kawalinya yang strategis dan berpotensi besar.

(M.N)