Yowan Soroti Kinerja Pemerintahan Joel: "Kabinet Emas atau Kabinet Lamban? Serapan APBD Patut Dipertanyakan"
Yowan Soroti Kinerja Pemerintahan Joel: "Kabinet Emas atau Kabinet Lamban? Serapan APBD Patut Dipertanyakan"
MIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Aktivis Kabupaten Mimika, Yohanis Wantik (Yowan), kembali melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pemerintahan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong. Menurutnya, besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus diikuti dengan kemampuan birokrasi dalam merealisasikan program pembangunan secara efektif.06/07/2026
Yowan mengatakan, kabinet pemerintahan yang semestinya menjadi motor percepatan pembangunan justru dinilai belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
"Kabinet Joel seharusnya menjadi kabinet emas yang mampu mempercepat pembangunan. Namun jika penyerapan APBD masih rendah dan banyak program belum berjalan optimal, maka publik berhak mempertanyakan kinerja pemerintahan ini," ujar Yowan.
Menurutnya, selama dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, masyarakat berharap melihat perubahan nyata, bukan sekadar penyampaian program dan janji di ruang publik.
Yowan menilai rendahnya realisasi anggaran harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meminta kepala daerah tidak ragu melakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD yang dinilai tidak mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah menjadi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"APBD adalah uang rakyat, bukan angka yang hanya berhenti dalam dokumen anggaran. Setiap rupiah harus diwujudkan menjadi pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari banyaknya pidato atau seremoni, melainkan dari capaian pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Jika serapan anggaran terus menjadi persoalan, maka evaluasi total terhadap kinerja OPD adalah sebuah keharusan. Kritik ini bukan untuk menjatuhkan pemerintah, tetapi sebagai pengingat bahwa rakyat menunggu hasil kerja nyata, bukan sekadar narasi," tutup Yowan.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook