Bukan Sekadar Mengatur Lalu Lintas, Kapolres Fakfak Turun Menyapa Warga dan Bagikan Masker Sejak Pagi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 19 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bukan Sekadar Mengatur Lalu Lintas, Kapolres Fakfak Turun Menyapa Warga dan Bagikan Masker Sejak Pagi

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Pukul 06.30 WIT, ketika warga Fakfak mulai bergerak mengejar aktivitas hariannya, Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., sudah berada di pertigaan lampu merah Thumburuni, Kelurahan Fakfak Selatan, Senin, 19 Oktober 2026. Bukan sekadar memantau arus lalu lintas, ia turun langsung menyapa pengguna jalan dan membagikan masker.

Bersama personel Polres Fakfak, Naim memimpin kegiatan Strong Point pagi untuk memastikan lalu lintas tetap lancar sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian di tengah aktivitas masyarakat. Pengendara yang melintas disapa secara humanis, sementara masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga.

Di jalan raya, tugas polisi memang identik dengan pengaturan lalu lintas dan penegakan aturan. Namun, pelayanan publik juga diuji melalui hal-hal sederhana: bagaimana petugas menyapa warga, memberikan imbauan, dan membuat masyarakat merasa aman ketika memulai hari.

Dari Thumburuni, kegiatan berlanjut ke Pasar Thumburuni dan pangkalan ojek. Kapolres didampingi Kasat Lantas IPTU M. R. Prabowo, S.H., serta Kasubsektor Kawasan Pelabuhan Laut Fakfak IPDA Luis Rommer, S.H. Mereka menyapa pedagang, pengunjung pasar, dan pengemudi ojek sembari membagikan masker serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan berkendara.

Pasar dan pangkalan ojek merupakan ruang pertemuan warga dengan beragam kepentingan. Di tempat-tempat seperti itulah kehadiran aparat dapat dirasakan secara langsung, bukan hanya melalui seragam dan kewenangan, melainkan juga melalui komunikasi yang terbuka dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 07.55 WIT itu berjalan aman dan tertib. Arus lalu lintas terpantau kondusif, sementara aktivitas warga dapat berlangsung dengan lancar.

Meski sederhana, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan kepolisian tidak selalu harus hadir dalam bentuk operasi besar atau penindakan hukum. Kehadiran langsung di ruang publik, komunikasi yang santun, dan kepedulian terhadap keselamatan warga juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara polisi dan masyarakat.

Bagi Polres Fakfak, Strong Point pagi menjadi salah satu bentuk pelayanan preventif: menjaga ketertiban sekaligus mendekatkan polisi kepada warga. Pembagian masker melengkapi upaya itu dengan pesan sederhana bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan perhatian yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Pada akhirnya, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tidak hanya dibangun melalui pernyataan atau slogan. Kepercayaan tumbuh ketika masyarakat merasakan kehadiran aparat, memperoleh pelayanan yang baik, dan melihat konsistensi dalam menjalankan tugas.

Pagi itu, di Thumburuni hingga Pasar Fakfak, pesan tersebut disampaikan melalui tindakan sederhana: mengatur lalu lintas, membagikan masker, dan menyapa warga. Sebuah pengingat bahwa pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat sering kali dimulai dari jalanan tempat kehidupan sehari-hari berlangsung.

 

Writter: Humas Polres | Editor: Den