Walikota Bodewin Wattimena: Teladani Akhlak Rasulullah, Kunci Membangun Ambon Manise yang Berkualitas dan Berkelanjutan
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah / 2026 Masehi yang digelar Majelis Taklim Al Madinah Pemerintah Kota Ambon di Gedung Islamic Center Waehaong, Rabu (30/9/2026), menjadi momentum istimewa untuk mempertebal iman, mempererat persaudaraan, dan menyatukan tekad membangun Kota Ambon yang lebih baik.
Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, hadir sekaligus memberikan sambutan dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Walikota Ambon Eli Toisutta, unsur Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Maluku Rohani Vanath, Kakanwil Kementerian Agama Kota Ambon, Ketua LPTQ Kota Ambon, Ketua Baznas Kota Ambon, seluruh Pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, serta pengurus dan seluruh anggota Majelis Taklim Al Madinah Pemkot Ambon.
Maulid Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Momentum Keteladanan
Dalam sambutannya, Walikota mengajak seluruh hadirin memahami bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan tahunan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid adalah momen untuk meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.
"Rasulullah SAW telah memberikan teladan bagaimana menjadi pribadi yang jujur, amanah, cerdas, dan peduli kepada sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini, terlebih lagi bagi kita yang diberi amanah menjadi pemimpin dan pejabat negara. Kita dituntut menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat."
Kompetensi Tanpa Akhlak Percuma — SDM Berkualitas Harus Punya Integritas
Mengangkat tema "Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah, Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas, Melayani Sepenuh Hati untuk Ambon Manise yang Inklusif dan Berkelanjutan", Walikota menegaskan pesan yang sangat mendalam: kemampuan intelektual dan kompetensi saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan akhlak mulia, integritas, dan kepedulian tulus melayani.
"Kita boleh pintar, punya kompetensi, punya kapasitas — tapi tanpa integritas dan akhlak yang baik, semuanya percuma. Orang pintar tanpa akhlak justru bisa merusak. Punya kemampuan tapi tidak peduli melayani, juga percuma. Punya niat melayani tapi tidak tulus hati, tetap percuma. Semua harus lengkap — satu paket — yang harus dimiliki seluruh aparatur Pemerintah Kota Ambon."
Kualitas pelayanan, tegasnya, harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika warga kesulitan, pemerintah harus hadir, tahu, dan menolong.
Keteladanan Nabi Harus Dijalankan Setiap Hari, Bukan Sekadar Saat Maulid
Walikota mengingatkan agar semangat keteladanan Rasulullah tidak hanya hidup saat perayaan Maulid saja, tetapi menjadi budaya yang dijalankan setiap waktu.
"Jangan sampai kita mendengarkan pesan ini hari ini, lalu menunggu setahun lagi baru kembali mendengarnya. Tidak boleh! Nilai-nilai kebaikan ini harus dilakukan setiap hari, di mana pun kita berada. Jika kita semua melakukannya, maka Ambon ini akan aman, damai, dan tenteram untuk kita semua."
Beliau juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Ambon tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk peran luar biasa dari ibu-ibu Majelis Taklim. Kegiatan pengajian, pendengaran ceramah, dan pembinaan akhlak yang dilakukan secara berkelanjutan, tanpa disadari telah membentuk karakter pribadi maupun kelompok ke arah yang lebih baik — dan itu adalah dukungan nyata bagi pembangunan Kota Ambon.
Penutup: Mari Kita Bangun Ambon Bersama
"Kita ingin Ambon terus bertumbuh sebagai kota yang manis, inklusif, tinggi toleransinya, dan berkelanjutan. Semua itu dimulai dari diri kita sendiri — sebagai manusia yang berakhlak, berintegritas, dan bersemangat melayani."
Walikota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang luar biasa kepada Majelis Taklim Al Madinah Pemkot Ambon. Ia berharap seluruh anggota majelis dapat menjadi teladan dan contoh bagi rekan-rekan di lingkungan kerja masing-masing OPD.
"Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan menemukan kembali semangat memberikan yang terbaik — bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Kota Ambon yang kita cintai."
(M.N)

























Komentar via Facebook