Julianus Omabak Ubah Potensi Alam Opitawa Jadi Destinasi Wisata, Gotong Royong Warga Jadi Kekuatan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 24 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Julianus Omabak Ubah Potensi Alam Opitawa Jadi Destinasi Wisata, Gotong Royong Warga Jadi Kekuatan

MIMIKA, Kabarsulselindonesia.web.id  Potensi alam Papua Tengah menyimpan peluang besar untuk mendorong pembangunan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara kreatif dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut terlihat di Kampung Opitawa, Distrik Wabanti, Kabupaten Mimika, melalui pengembangan wisata alam Buk Heteng Meteng Opitawak.

Di balik inisiatif pengembangan destinasi ini, terdapat peran Yulianus Omabak, Kepala Kampung Opitawa, yang mendorong pemanfaatan potensi alam kampung melalui pembangunan akses menuju kawasan perbukitan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Bukan sekadar menghadirkan tempat untuk menikmati panorama pegunungan, upaya tersebut juga memperlihatkan bagaimana potensi lokal dapat menjadi modal pembangunan apabila disertai kemauan, kreativitas, dan keterlibatan warga.23/10/2026

Tangga Wisata Jadi Simbol Perjuangan Masyarakat

Salah satu daya tarik Buk Heteng Meteng Opitawak adalah jalur tangga dan jembatan kayu yang dibangun untuk memudahkan pengunjung menjangkau titik pandang di kawasan perbukitan.

Sebelumnya, keindahan alam tersebut belum mudah diakses. Kondisi itu mendorong munculnya gagasan untuk membuka jalur menuju kawasan yang memiliki panorama pegunungan dan hutan alami tersebut.

Yulianus kemudian mengajak warga bergotong royong membuka akses, membangun tangga dan jembatan kayu, menyediakan gazebo sebagai tempat beristirahat, serta memasang papan informasi bagi pengunjung.

Pembangunan yang melibatkan masyarakat menjadi bagian penting dari pengembangan wisata ini. Warga tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam upaya memperkenalkan keindahan kampung mereka.

Langkah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan di tingkat kampung tidak selalu harus dimulai dengan proyek besar. Inisiatif lokal yang dikerjakan bersama dapat menjadi pintu masuk untuk mengembangkan potensi yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Wisata Alam Harus Berdampak bagi Warga

Pengembangan Buk Heteng Meteng Opitawak tidak cukup hanya diukur dari keindahan panorama atau banyaknya pengunjung yang datang. Tantangan berikutnya adalah memastikan kegiatan wisata mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Dalam dokumen profilnya, Julianus menekankan keinginan untuk mengembangkan wisata yang tetap menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Ia juga berharap aktivitas pariwisata dapat membuka peluang ekonomi bagi warga, termasuk melalui penjualan hasil bumi, kuliner, dan kerajinan tangan.

Sejumlah rencana yang dicantumkan meliputi pembangunan homestay sederhana milik warga, pelatihan pemandu wisata lokal, pengembangan produk khas Opitawa, serta perluasan informasi mengenai destinasi tersebut.

Jika dijalankan secara terencana, langkah-langkah itu berpotensi memperluas manfaat pariwisata, terutama bagi pemuda dan pelaku usaha masyarakat kampung.

Namun, keberlanjutan pengembangan destinasi juga membutuhkan dukungan nyata, mulai dari pengelolaan kawasan, standar keselamatan jalur wisata, kebersihan lingkungan, hingga promosi yang konsisten.

Dukungan dan Pengelolaan Berkelanjutan Menjadi Tantangan

Potensi wisata alam tidak otomatis menjamin kesejahteraan masyarakat. Diperlukan tata kelola yang jelas agar pembangunan fasilitas, pelayanan pengunjung, dan pemanfaatan sumber daya alam berjalan seimbang.

Karena itu, pengembangan Buk Heteng Meteng Opitawak perlu diarahkan pada pengelolaan wisata berbasis masyarakat, dengan memperhatikan keselamatan pengunjung, kelestarian hutan, serta pembagian manfaat ekonomi yang adil bagi warga.

Dukungan pemerintah daerah dan pihak terkait juga dapat menjadi faktor penting, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses informasi, fasilitas dasar, dan promosi destinasi.

Seluruh upaya tersebut perlu disertai perencanaan dan evaluasi agar pengembangan wisata tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

Opitawa Memiliki Peluang Memperkenalkan Potensi Lokal

Kisah pengembangan Buk Heteng Meteng Opitawak memperlihatkan adanya inisiatif masyarakat untuk memperkenalkan potensi alam di wilayah pegunungan Mimika.

Peran Julianus Omabak menjadi bagian dari cerita tersebut. Akan tetapi, keberhasilan jangka panjang tidak hanya bergantung pada seorang pemimpin kampung. Partisipasi warga, dukungan lintas pihak, dan pengelolaan yang profesional tetap menjadi kunci.

Dengan menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat, Opitawa memiliki peluang untuk mengembangkan destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan kebanggaan bagi warga setempat.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan wisata bukan semata-mata seberapa indah sebuah destinasi diperkenalkan, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya tanpa kehilangan kekayaan alam yang menjadi daya tarik utama kampung mereka.

Nama kepala kampung, Yulianus Omabak

Editor B.E