Keluarga Korban Pembunuhan di SP9 Pertanyakan Keseriusan Polres Mimika, Pelaku Belum Terungkap Sejak Desember 2025
Keluarga Korban Pembunuhan di SP9 Pertanyakan Keseriusan Polres Mimika, Pelaku Belum Terungkap Sejak Desember 2025
Mimika Kabarsulselindonesia.web.id — Keluarga korban pembunuhan tragis yang terjadi di kawasan SP9 pada 2 Desember 2025 mengaku kecewa terhadap penanganan kasus oleh pihak kepolisian. Hingga memasuki pertengahan tahun 2026, keluarga mengaku belum memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan penyelidikan maupun identitas pelaku.
Korban diketahui bernama Bonesius Gaitian, yang merupakan anggota keluarga dari warga yang kini terus memperjuangkan kejelasan kasus tersebut. Peristiwa pembunuhan yang disertai tindakan keji itu sempat mengguncang masyarakat karena dinilai sangat sadis dan menimbulkan ketakutan di tengah warga.02/06/2026
"Kami keluarga sangat kecewa kepada pihak Polres Mimika. Sampai hari ini belum ada kabar yang jelas mengenai siapa pelaku dan bagaimana perkembangan kasusnya. Seolah-olah kasus ini jalan di tempat," ungkap salah satu anggota keluarga korban.
Menurut keluarga, sejak kejadian tersebut mereka terus menunggu kepastian hukum. Namun yang dirasakan justru minimnya informasi yang disampaikan kepada pihak keluarga sehingga memunculkan tanda tanya besar mengenai keseriusan pengungkapan kasus tersebut.
Keluarga berharap pihak Polres Mimika dapat memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan keluarga korban mengenai sejauh mana proses penyelidikan telah berjalan. Mereka juga meminta agar aparat segera mengungkap dan menangkap pelaku agar keadilan bagi almarhum Bonesius Gaitian dapat ditegakkan.
"Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai kasus pembunuhan ini hilang begitu saja tanpa ada kejelasan. Nyawa manusia harus dihargai dan pelakunya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," tegas pihak keluarga.
Kasus ini kini menjadi perhatian keluarga besar korban yang berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan perkara tersebut secara transparan dan profesional.
Editor : Bruce Elang

























Komentar via Facebook