84 Tim Ramaikan Bupati Cup Fakfak 2026, Siti Hajar: Futsal Bukan Sekadar Permainan, Ini Ruang Anak Muda Membuktikan Diri

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 06 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

84 Tim Ramaikan Bupati Cup Fakfak 2026, Siti Hajar: Futsal Bukan Sekadar Permainan, Ini Ruang Anak Muda Membuktikan Diri

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Lapangan futsal di GOR Kerapangit Gewab, Kabupaten Fakfak, kembali menjadi panggung bagi anak-anak muda. Sebanyak 84 tim, terdiri atas 73 tim putra dan 11 tim putri, ambil bagian dalam Open Tournament Futsal Bupati Cup Fakfak 2026 yang berlangsung 5 Oktober hingga 14 November 2026.

Ketua Panitia, Siti Hajar Uswanas, mengatakan tingginya animo peserta menunjukkan futsal telah menjadi bagian penting dari kehidupan olahraga masyarakat Fakfak. Bahkan setelah pendaftaran ditutup pada 24 September 2026, masih ada calon peserta yang menghubungi panitia hingga tengah malam. Sejumlah pendaftar akhirnya tidak dapat diakomodasi karena keterbatasan fasilitas dan waktu.

“Kami anak-anak Papua, anak-anak Fakfak pun bisa. Yang penting dikasih ruang dan kesempatan, kami akan buktikan bahwa kami anak-anak Bahamhammata bisa,” kata Siti Hajar saat menyampaikan laporan panitia pada pembukaan turnamen, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut dia, futsal di Fakfak bukan fenomena baru. Olahraga tersebut telah tumbuh di daerah itu sejak sekitar 2004 dan melahirkan sejumlah pemain yang kemudian menembus panggung nasional. Beberapa putra Fakfak bahkan pernah memperkuat Tim Nasional Futsal Indonesia dan klub-klub besar di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, Bupati Cup 2026 tidak hanya diposisikan sebagai arena perebutan gelar juara. Panitia mengusung tema “More Than a Game: Fair Play, Respect, and Solidarity” - sebuah pesan bahwa pertandingan juga harus menjadi ruang belajar menghormati lawan, menerima keputusan wasit, merayakan kemenangan secara wajar, serta menerima kekalahan dengan kepala tegak.

Siti Hajar juga menggarisbawahi bahwa turnamen tersebut ingin memperluas manfaat hingga ke luar lapangan. Komunitas fotografi dan videografi, hip-hop, musisi lokal, pelukis, pemuda, relawan, hingga pelaku UMKM dilibatkan. Sejumlah kegiatan pendukung disiapkan, antara lain UMKM Corner, Photo Contest, Short Reel Contest, Coffee Festival, Local Music Jam Session, dan Hip-Hop Battle.

Dengan konsep itu, GOR Kerapangit diharapkan tidak hanya menjadi tempat pertandingan selama lebih dari sebulan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan warga, kreativitas anak muda, promosi produk lokal dan perputaran ekonomi masyarakat. “Futsal adalah more than a game,” ujar Siti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak, Asosiasi Futsal Kabupaten Fakfak, KONI Fakfak, sponsor, klub peserta, komunitas, media, serta masyarakat yang mendukung penyelenggaraan turnamen. Panitia menyatakan bantuan dan sponsor akan dikelola secara transparan dan dipertanggungjawabkan melalui laporan kegiatan serta laporan keuangan.

Di tengah semarak pembukaan, panitia sekaligus menyampaikan pesan tentang kebutuhan fasilitas olahraga yang lebih layak. Siti menyebut kondisi GOR Kerapangit secara perizinan sebenarnya sudah tidak ideal untuk menjadi tempat penyelenggaraan turnamen besar. Ia berharap kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar Fakfak memiliki fasilitas olahraga yang lebih memadai.

Momentum pembukaan juga bertepatan dengan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 serta ulang tahun ke-58 Bupati Fakfak, Samaun Dahlan. Panitia menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran TNI dan Bupati Fakfak, seraya menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi salah satu ruang yang mempertemukan perbedaan suku, agama dan latar belakang dalam satu semangat persaudaraan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan, Siti Hajar berharap semakin banyak talenta muda Fakfak mendapat ruang untuk berkembang dan kelak mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Sebab, kata dia, sejarah telah membuktikan bahwa dari kaki anak-anak Fakfak pernah lahir pemain yang mampu membawa nama daerah hingga ke panggung yang lebih tinggi.

Bupati Cup Fakfak 2026 akhirnya bukan semata soal siapa yang mengangkat trofi pada 14 November nanti. Lebih jauh, turnamen ini sedang menguji satu hal: seberapa besar Fakfak berani memberi panggung kepada anak mudanya sendiri.
 

Writter & Editor : Den