Menikmati Birunya Wambar, Ny. Mevi Tehuteru Menyapa Warga dari Tepi Pantai hingga Riang Tawa Anak-Anak
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Angin laut berembus lembut di pesisir Kampung Wambar, Distrik Fakfak Timur Tengah, Rabu siang. Ombak kecil berkejaran di atas hamparan air yang bening, memantulkan cahaya matahari yang jatuh seperti serpihan kristal di permukaan laut.
Di tengah panorama yang nyaris sempurna itu, hadir sebuah pemandangan lain yang tak kalah indah: keakraban yang tumbuh tanpa sekat antara tamu dan tuan rumah.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, datang bersama Ketua Persit KCK Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak Ny. Bia Wahlin Rahman, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, serta para pengurus dan anggota Persit untuk menikmati pesona Pantai Wambar yang selama ini dikenal sebagai salah satu mutiara wisata pesisir di Kabupaten Fakfak.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Komandan Kodim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., Pasi Intel Kodim 1803/Fakfak Kapten Inf Rendra Phandu, serta Danramil Fakfak Timur Lettu Inf La Saleh.
Namun kunjungan itu tidak sekadar menjadi agenda wisata. Ia menjelma menjadi ruang perjumpaan yang hangat antara pemimpin organisasi istri prajurit dengan masyarakat yang hidup berdampingan dengan keindahan alam Wambar.
Begitu tiba di lokasi, Ny. Mevi tidak memilih berdiri di balik protokoler atau menikmati pemandangan dari kejauhan. Ia justru melangkah mendekati warga, menyapa satu per satu dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya. Para ibu yang sedang berkumpul disapanya dengan ramah. Anak-anak yang bermain di bibir pantai pun tak luput dari perhatiannya.
Percakapan sederhana mengalir begitu saja. Tidak ada jarak. Tidak ada kekakuan.
Di bawah rindangnya pepohonan pesisir, Ny. Mevi duduk bersama warga, mendengarkan kisah-kisah mereka tentang kehidupan sehari-hari, tentang keluarga, tentang kampung yang mereka cintai.
Sesekali terdengar gelak tawa yang pecah di antara obrolan ringan tersebut, menghadirkan suasana yang terasa lebih seperti pertemuan keluarga besar daripada sebuah kunjungan resmi.
Kehangatan itu berlanjut ketika rombongan bersama masyarakat menikmati keindahan Pantai Wambar dari dekat. Air laut yang jernih dan tenang menjadi saksi kebersamaan yang terjalin. Ny. Mevi bersama warga dan anggota Persit turut berenang menikmati segarnya perairan pantai yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Pemandangan itu menghadirkan pesan sederhana namun kuat: kedekatan dengan masyarakat tidak selalu dibangun melalui pidato panjang atau seremoni resmi. Terkadang, ia tumbuh melalui senyum yang tulus, sapaan yang hangat, dan kesediaan untuk hadir serta merasakan kebahagiaan bersama.
Bagi masyarakat Kampung Wambar, kehadiran Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari menjadi momen yang berkesan. Bukan hanya karena kedudukannya, tetapi karena cara ia hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang bersahaja dan penuh perhatian.
Di tengah berbagai dinamika kehidupan, pertemuan seperti ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan masih menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat dipertemukan dalam satu ruang yang sama: ruang persaudaraan.
Menjelang sore, ketika cahaya matahari perlahan mulai condong ke ufuk barat, kebersamaan itu diabadikan dalam foto-foto penuh senyum. Wajah-wajah bahagia tampak menghiasi setiap sudut Pantai Wambar, meninggalkan kenangan yang akan terus hidup dalam ingatan mereka yang hadir.
Di Pantai Wambar hari itu, yang tersisa bukan hanya jejak langkah di atas pasir putih atau riak air yang perlahan menghilang ke tepian. Lebih dari itu, tersimpan cerita tentang kehangatan, kepedulian, dan kebersamaan yang terjalin dalam suasana sederhana namun penuh makna sebuah potret humanis yang memperlihatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah kekuatan yang sesungguhnya.
Editor : Den

























Komentar via Facebook