Pameran KKI 2026: BI Maluku Terus Kurasi Dan Tingkatkan Kualitas UMKM Agar Bisa Bersaing di Tingkat Nasional

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 22 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pameran KKI 2026: BI Maluku Terus Kurasi Dan  Tingkatkan Kualitas UMKM Agar Bisa Bersaing di Tingkat Nasional

Kabarsulsel-Indonesia.web.id. JAKARTA,Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rahkmat Pratama, menegaskan bahwa keikutsertaan UMKM Maluku dalam Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Senayan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026), tidak datang begitu saja — melainkan hasil proses kurasi ketat tingkat nasional. Hal itu disampaikannya dalam wawancara di sela-sela kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia RI tersebut.

"UMKM yang tampil di sini adalah mereka yang sudah lolos kurasi panitia nasional. Jadi memang bukan sembarang UMKM yang bisa tampil. Karena itu, kami di KPwBI Provinsi Maluku terus berupaya mendampingi dan meningkatkan kualitas produk teman-teman UMKM, agar ke depannya lebih banyak yang dapat lolos seleksi pameran skala nasional seperti ini," ujar Rahkmat.

-Tiga Kriteria Utama yang Menjadi Tolok Ukur

Rahkmat menjelaskan, meskipun jumlah peserta dari provinsi lain terlihat lebih banyak, hal itu bukan berarti produk Maluku kalah — melainkan karena standar kurasi panitia nasional yang sangat ketat, mencakup tiga aspek utama:

1. Nilai Dan Keunikan Cerita (Story) — asal-usul, filosofi, dan nilai budaya di balik produk, seperti motif kain tenun khas Maluku

2. Kualitas Produk — mutu bahan dan hasil produksi yang konsisten

3. Kapasitas Produksi — kemampuan menyediakan jumlah barang secara berkelanjutan

"Sebenarnya kriteria itu bukan hal yang mustahil dipenuhi. Banyak UMKM dari Tual dan daerah lain punya cerita yang bagus. Namun panitia nasional menetapkan standar yang tinggi, dan jumlah slot yang tersedia pun terbatas. Jadi hanya yang paling siap dan memenuhi ketiga aspek tersebut yang bisa tampil," jelasnya.

-Kurasi Tahunan Dan Pendampingan Berkelanjutan

Agar lebih banyak UMKM Maluku dapat berpartisipasi di pameran nasional ke depannya, Bank Indonesia Provinsi Maluku telah menjalankan program pendampingan berkelanjutan setiap tahun sejak awal tahun.

"Setiap awal tahun, kami membuka pendaftaran dan melakukan kurasi terhadap UMKM di Maluku, termasuk melalui media sosial Instagram. Kami juga mendatangkan kurator nasional untuk membimbing mereka. Jika sudah memenuhi syarat minimal, kami bantu kembangkan lagi hingga mampu memenuhi standar tingkat nasional," papar Rahkmat.

Ia berharap, upaya ini akan terus berbuah hasil — sehingga produk-produk khas Maluku semakin dikenal, semakin diminati, dan semakin mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional maupun internasional.

(M.N)