Tokoh Pemuda Kei Iwaka Kutuk Brutal Perusakan Pagar Keuskupan Timika, Polisi Didesak Tangkap Pelaku Tanpa Kompromi
Kabarsulsel-Indonesia.web.id. MIMIKA Aksi perusakan pagar milik Keuskupan Timika pada Jumat, 22 Mei 2026, memantik kemarahan publik. Tindakan yang dinilai brutal dan mencederai nilai toleransi antarumat beragama itu kini mendapat kecaman keras dari Tokoh Pemuda Kei Wilayah Iwaka, Kabupaten Mimika, Elegius Rahawarin.
Elegius menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan dugaan tindak pidana serius berupa perusakan aset lembaga keagamaan yang harus diproses tanpa kompromi.
“Kami mengutuk keras tindakan para oknum yang dengan sengaja merusak pagar milik Keuskupan Timika. Ini bukan persoalan kecil. Ini tindakan melawan hukum dan bentuk pelecehan terhadap lembaga keagamaan yang tidak boleh dibiarkan,” tegas Elegius.
Ia mendesak aparat kepolisian bergerak cepat memburu dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik aksi tersebut.
Menurutnya, pembiaran terhadap tindakan anarkis seperti itu hanya akan melahirkan preseden buruk dan memicu ketegangan sosial di tengah masyarakat Mimika yang selama ini hidup dalam semangat persaudaraan dan toleransi.
“Polisi tidak boleh lamban. Pelaku harus segera diidentifikasi, ditangkap, lalu diproses hukum secara terbuka dan tegas. Tidak boleh ada perlindungan terhadap siapa pun yang terlibat,” ujarnya.
Elegius juga menolak adanya upaya penyelesaian yang dianggap melemahkan proses hukum. Ia menilai tindakan perusakan terhadap aset rumah ibadah maupun lembaga keagamaan merupakan pelanggaran serius yang harus diselesaikan melalui jalur hukum.
“Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap tindakan brutal seperti ini. Negara harus hadir menegakkan hukum agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap aparat,” katanya.
Ia turut mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan maupun merusak hubungan harmonis antarumat beragama.
Kasus perusakan pagar Keuskupan Timika kini menjadi sorotan publik. Masyarakat menanti langkah cepat aparat penegak hukum untuk mengungkap pelaku dan memastikan keadilan benar-benar ditegakkan di Kabupaten Mimika.
(Elang)

























Komentar via Facebook