Ribuan Warga Mimika Gelar Bakar Batu Sambut Kepemimpinan Capten Nalio Jangkup di Partai Demokrasi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 13 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ribuan Warga Mimika Gelar Bakar Batu Sambut Kepemimpinan Capten Nalio Jangkup di Partai Demokrasi

Ribuan Warga Mimika Gelar Bakar Batu Sambut Kepemimpinan Capten Nalio Jangkup di Partai Demokrasi

TIMIKA, Kabarsulselindonesia.web.id Suasana penuh sukacita dan semangat kebangkitan politik masyarakat adat mewarnai sejumlah wilayah di Mimika, Rabu (13/5/2026), saat ribuan warga menggelar tradisi adat Bakar Batu atau Barapen sebagai bentuk syukur atas terpilihnya Capten Nalio Jangkup memimpin Partai Demokrasi (PD) tingkat daerah.

Tradisi sakral masyarakat Papua itu menjadi simbol persatuan, penghormatan kepada leluhur, sekaligus penegasan bahwa anak asli Amungme kembali berdiri di panggung strategis politik daerahnya sendiri.

Asap dari tungku batu panas membumbung di tengah sorak-sorai warga, menandai euforia masyarakat yang menilai momentum ini sebagai kebangkitan putra daerah di tengah dominasi politik yang selama ini banyak diisi oleh kelompok luar Papua.

“Ini bukan sekadar pergantian pimpinan partai. Ini simbol kebangkitan harga diri masyarakat Amungme. Hari ini rakyat melihat bahwa anak negeri sendiri mampu berdiri di garis depan politik daerah,” ujar Dianu Omaleng selaku penyusun rilis kegiatan.

Bagi masyarakat adat, kehadiran Capten Nalio Jangkup di pucuk pimpinan partai besar dipandang sebagai momentum sejarah yang memberi harapan baru bagi keterlibatan generasi muda Papua dalam percaturan politik lokal.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan masyarakat, Capten Nalio Jangkup menegaskan partai yang dipimpinnya tidak boleh hanya menjadi kendaraan elite, tetapi harus menjadi “perahu politik” bagi anak-anak muda asli Papua, khususnya dari wilayah adat Jigi Mugi Delama.

“Partai ini harus menjadi rumah perjuangan bagi generasi muda Papua. Anak-anak dari Jigi Mugi Delama harus punya ruang untuk tampil, bersuara, dan memimpin di tanahnya sendiri,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah warga.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat adat dan memperjuangkan aspirasi rakyat melalui jalur politik yang bermartabat dan inklusif.

Perayaan Bakar Batu yang berlangsung meriah itu sekaligus memperlihatkan kuatnya dukungan akar rumput terhadap figur Capten Nalio Jangkup. Warga berharap kepemimpinan baru tersebut mampu membawa perubahan nyata, menjaga hak-hak masyarakat adat, serta membuka ruang politik yang lebih adil bagi orang asli Papua di Bumi Amungsa.

(*****)