Hari Lahir Pancasila 2026: KNPI Maluku Tenggara Serukan Pemuda Lawan Perpecahan, Jaga Persatuan Bangsa

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 31 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hari Lahir Pancasila 2026: KNPI Maluku Tenggara Serukan Pemuda Lawan Perpecahan, Jaga Persatuan Bangsa

Hari Lahir Pancasila 2026: KNPI Maluku Tenggara Serukan Pemuda Lawan Perpecahan, Jaga Persatuan Bangsa

Langgur Kabarsulselindonesia.web.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh anak bangsa untuk kembali memperkokoh persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang mengancam keutuhan bangsa.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai benteng utama menghadapi arus perpecahan, intoleransi, hoaks, dan berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Pablo Rafra, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara atau slogan seremonial yang diperingati setiap tahun, melainkan roh pemersatu yang menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.

Menurutnya, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", memiliki makna mendalam di tengah kondisi global yang penuh konflik, polarisasi, dan krisis kemanusiaan.31/05/2026

"Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa Indonesia sejak kemerdekaan hingga hari ini. Karena itu, generasi muda tidak boleh lengah. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, melawan segala bentuk perpecahan, dan memperkuat semangat kebangsaan," tegas Pablo Rafra.

Ia menilai tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya persoalan ekonomi atau pembangunan, tetapi juga ancaman terhadap persatuan nasional akibat penyebaran informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, fanatisme sempit, dan konflik sosial yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Karena itu, KNPI Maluku Tenggara mengajak seluruh pemuda untuk menjadi agen perdamaian, pelopor toleransi, dan penjaga kebhinekaan yang mampu merawat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia.

"Pancasila harus hidup dalam tindakan nyata. Jangan hanya dihafal dalam ruang kelas atau dibacakan saat upacara. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam cara kita menghormati perbedaan, membantu sesama, menjaga persaudaraan, dan membangun daerah serta bangsa," ujarnya.

Pablo juga mengingatkan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Karena itu, pemuda harus mampu menjadi kekuatan moral yang menjaga bangsa dari berbagai ancaman yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bernegara.

Menurutnya, Maluku Tenggara yang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan budaya hidup orang basudara harus terus menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

"Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk saling menjatuhkan. Justru dari keberagaman itulah Indonesia menjadi besar. Pancasila mengajarkan kita bahwa persatuan adalah kekuatan utama bangsa ini," katanya.

Di momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama membangun Indonesia yang maju, adil, damai, dan bermartabat.

Dirgahayu Pancasila 1 Juni 2026

Pancasila Bukan Sekadar Warisan Pendiri Bangsa, Tetapi Kompas Moral yang Menentukan Masa Depan Indonesia.

Pancasila Jiwa Bangsa, Pemersatu Indonesia. ??

(Editor: Bruce Elang)