Dokter Spesialis Turun ke Distrik, Nurwidayati: Warga Tak Boleh Berjarak dari Layanan Kesehatan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 26 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dokter Spesialis Turun ke Distrik, Nurwidayati: Warga Tak Boleh Berjarak dari Layanan Kesehatan

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Antusiasme warga yang membludak dalam program pengobatan gratis di Distrik Fakfak Timur Tengah menjadi penanda kuat bahwa pelayanan kesehatan yang datang langsung ke masyarakat masih sangat dibutuhkan.

Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, mengapresiasi kesiapan Pelaksana Tugas (Plt.) Distrik Fakfak Timur Tengah bersama jajaran dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Nurwidayati, tingginya kehadiran warga terutama ibu hamil dan anak-anak menunjukkan bahwa akses terhadap pemeriksaan kesehatan berkualitas masih menjadi kebutuhan penting masyarakat di wilayah distrik.

“Saya sangat senang melihat antusias masyarakat. Yang hadir sangat banyak dan ini menunjukkan bahwa pelayanan seperti ini memang dibutuhkan,” ujar Nurwidayati.

Program tersebut menghadirkan dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis anak yang memberikan pemeriksaan secara langsung kepada warga. Kehadiran tenaga medis spesialis di tingkat distrik dinilai memberi manfaat besar, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan lanjutan.

Nurwidayati bahkan menyatakan akan mendampingi pelayanan tersebut hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Dengan kita mendatangi masyarakat dan membawa dokter spesialis langsung ke sini, ibu-ibu hamil maupun anak-anak bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan maksimal,” katanya.

Bagi Nurwidayati, pelayanan kesehatan tidak semestinya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Pemerintah justru perlu memastikan layanan bergerak mendekati warga, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai program sesaat. Menurut dia, keberlanjutan pelayanan membutuhkan kolaborasi antara Posyandu, pemerintah distrik, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan berbagai unsur lainnya.

Nurwidayati juga menyoroti pentingnya akurasi data masyarakat dalam memperkuat pelayanan Posyandu. Data ibu hamil, balita, anak, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian harus diperbarui secara berkala agar kebijakan dan bantuan pemerintah benar-benar menyasar mereka yang membutuhkan.

“Data itu sangat penting. Dengan data yang akurat, program-program pemerintah dan bantuan untuk masyarakat bisa tepat sasaran,” tegasnya.

Di tengah padatnya antrean dan tingginya partisipasi warga, Nurwidayati kembali menyampaikan penghargaan kepada Plt. Distrik Fakfak Timur Tengah beserta seluruh jajaran. Menurutnya, kesiapan pemerintah distrik menjadi salah satu kunci sehingga pelayanan dapat berlangsung tertib dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bagi Nurwidayati, pengobatan gratis di Fakfak Timur Tengah bukan sekadar kegiatan medis. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana pemerintah dapat hadir dengan cara yang sederhana namun langsung dirasakan masyarakat: membawa pelayanan, tenaga ahli dan perhatian hingga ke tempat warga berada.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan. Sebab, ketika Posyandu, pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat bergerak dalam satu irama, jarak bukan lagi penghalang bagi warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

 

Writter & Editor : Den