Politisi Papua: Otsus Bukan Peti Mati, Jangan Biarkan Korupsi Membunuh Amanah Rakyat

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Politisi Papua: Otsus Bukan Peti Mati, Jangan Biarkan Korupsi Membunuh Amanah Rakyat

Politisi Papua: Otsus Bukan Peti Mati, Jangan Biarkan Korupsi Membunuh Amanah Rakyat

Nilai pelaksanaan Otsus masih dibayangi korupsi dan kebijakan yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan Orang Asli Papua.

TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Seorang politisi asal Papua, Yowan, menegaskan bahwa Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua bukanlah "peti mati" bagi masa depan masyarakat Papua. Menurutnya, Otsus merupakan amanah konstitusi yang seharusnya menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

Dalam keterangannya di Mimika, Sabtu (25/7/2026), Yowan menilai harapan besar masyarakat terhadap Otsus justru terancam oleh praktik korupsi serta kebijakan yang dinilainya tidak dijalankan secara sungguh-sungguh.

 "Otsus bukan peti mati. Otsus adalah amanah negara yang hampir dibunuh oleh korupsi dan kebijakan yang setengah hati," tegas Yowan.

Menurutnya, persoalanutama bukan terletak pada konsep Otonomi Khusus, melainkan pada kualitas tata kelola, pengawasan, dan komitmen dalam menjalankan amanat undang-undang tersebut.

Yowan meminta pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan memperkuat pengawasan terhadap penggunaan Dana Otsus agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Papua dan tidak menjadi ruang bagi penyalahgunaan anggaran.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal pelaksanaan Otsus secara kritis dan konstruktif, sehingga tujuan utama Otsus, yakni menghadirkan keadilan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua, dapat benar-benar terwujud.

Editor: Bruce Elang