KOTEKA Gerakan Seni, Mimika Galang Solidaritas Untuk NTT

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 23 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KOTEKA Gerakan Seni, Mimika Galang Solidaritas Untuk NTT

KOTEKA Gerakan Seni, Mimika Galang Solidaritas Untuk NTT

Mimika Kabarsulselindonesiaweb.id — Musik dan kreativitas tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat Mimika. Di tangan komunitas kreatif, panggung seni juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menggalang kepedulian terhadap sesama.23/08/2026

Hal itu terlihat dalam aksi Peduli NTT yang digelar Kolektif Kreatif Mimika (KOTEKA) bersama sejumlah komunitas seni dan pegiat kreatif di Kabupaten Mimika.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, dengan memanfaatkan ruang publik di kawasan Pasar Sentral Mimika dan area kuliner sebagai lokasi penggalangan dukungan.

Sejumlah komunitas ikut terlibat, antara lain Pengamen Elit (PE), Komunitas Musik Timika (KMT), RAGA KARYA, BLOOD AK, Norrin Art Timika, Dancer Timika, Akustik Timika, serta Miss Bintang Preteen 2026 Mimika, Deonisia Fransisa Welerubun.

Kegiatan diisi dengan pertunjukan musik dan aktivitas kreatif lainnya yang sekaligus menjadi sarana mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Ketika Musik Tak Sekadar Hiburan

Kehadiran berbagai komunitas dalam kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana ruang kreatif dapat diarahkan untuk kepentingan sosial.

Bagi para pegiat seni yang terlibat, kegiatan Peduli NTT menjadi kesempatan untuk menggunakan kemampuan dan ruang yang mereka miliki untuk tujuan kemanusiaan.

Ketua KOTEKA, Kevin Nanlohy, turut mengambil bagian dalam gerakan tersebut bersama komunitas-komunitas yang terlibat.

Kolaborasi itu juga mempertemukan kelompok musik, pengamen, pegiat seni, dancer dan komunitas kreatif lainnya dalam satu agenda.

Pesan yang dibawa sederhana: kepedulian tidak mengenal batas wilayah.

Masyarakat Mimika di Papua Tengah dapat menunjukkan solidaritas kepada masyarakat di NTT melalui cara yang dekat dengan kehidupan mereka—musik, seni, kreativitas dan ruang publik.

Komunitas Kreatif Menunjukkan Perannya

Selain penggalangan dana, kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya keberadaan komunitas kreatif dalam kehidupan sosial masyarakat.

Komunitas bukan hanya tempat berkumpul atau menyalurkan hobi. Ketika memiliki ruang kolaborasi yang baik, komunitas juga dapat menjadi bagian dari gerakan sosial.

Pertemuan berbagai kelompok dalam aksi Peduli NTT menjadi contoh bahwa perbedaan latar belakang dan bidang kreativitas dapat dipertemukan oleh tujuan yang sama.

Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang interaksi antara pegiat seni dan masyarakat yang berada di kawasan Pasar Sentral Mimika.

Solidaritas dari Tanah Papua

Aksi tiga hari itu menjadi bagian dari bentuk kepedulian masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara di NTT.

Meski berada di wilayah yang berbeda dan dipisahkan jarak geografis, masyarakat tetap dapat mengambil bagian melalui dukungan dan aksi sosial.

Namun, semangat solidaritas tersebut juga perlu dibarengi dengan pengelolaan bantuan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi menjadi penting agar dukungan masyarakat benar-benar sampai kepada pihak yang membutuhkan.

Bagi KOTEKA dan komunitas yang terlibat, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dapat memiliki fungsi sosial ketika diarahkan pada kepentingan bersama.

Dari Mimika, musik dimainkan. Dari ruang kreatif, solidaritas digerakkan. Dan dari Tanah Papua, pesan kemanusiaan dikirimkan untuk NTT.

Penulis: M Gunawan F

Editor: Bruce Elang