Bungkamnya Dr Feria Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Diduga Bersekongkol dengan CV. Tarivia Mulya Raya.

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 07 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bungkamnya Dr Feria Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Diduga Bersekongkol dengan CV. Tarivia Mulya Raya.

Ketapang , Kabar Sulsel Indonesia.com. Sikap bungkamnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat Dr Feria, saat dikonfirmasi terkait dugaan penyimpangan material besi banci di Proyek Pembangunan Puskesmas Tumbang Titi Rp 8,8 Miliar, patut dipertanyakan.

Hal itu ditegaskan oleh Mustakim, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Mustakim mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang sebagai pejabat publik yang anti kritik.

"Kenapa tidak merespon saat dikonfirmasi awak media? Seharusnya sebagai pejabat publik respon cepat kalau ada indikasi yang kurang baik terhadap pembangunan Puskesmas Tumbang Titi," tegas Mustakim.

Menurut Mustakim, sebagai Kepala Dinas, Feria seharusnya paham Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

"Dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 itu ada sebagai acuan. Pejabat publik itu wajib memberikan informasi, bukan malah bungkam," katanya.

Mustakim bahkan dengan keras meminta Dr Feria mundur jika tidak siap dikritik.

"Jika Ibu Feria tidak terima dikritik sebagai pejabat publik, lebih baik mundur dari jabatannya," tutup Mustakim.

Senada, Supriadi dari LSM Tindak Indonesia menyatakan bungkamnya Dr Feria selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang patut diduga betul berkolaborasi dengan pelaksana lapangan menggunakan material besi tidak sesuai gambar.

"Bungkamnya Feria selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang patut diduga betul berkolaborasi dengan pelaksana lapangan menggunakan material besi tidak sesuai gambar kerja," ujar Supriadi.

Makanya, kata Supriadi, pelaksana CV. Tarivia Mulya Raya berani memasang besi yang tidak sesuai dengan gambar kerja, karena diduga sudah di-back up pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang.

"Makanya pelaksana CV. Tarivia Mulya Raya berani memasang besi yang tidak sesuai dengan gambar kerja, diduga sudah di back up pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang. Kalau pejabat seperti ini, rusak Kabupaten Ketapang," pungkas Supriadi.

Hingga berita kedua ini diterbitkan, Dr Feria tetap bungkam.seakan akan ade yang begap

Sukardi