MERETAS JARAK, MENENUN KEADILAN : CATATAN DARI DISKUSI PENDIDIKAN MALUKU TENGGARA

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 29 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

MERETAS JARAK, MENENUN KEADILAN : CATATAN DARI DISKUSI PENDIDIKAN MALUKU TENGGARA

Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Oleh : Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Kab. Maluku Tenggara. Langgur, 29 April 2026,* Diskusi Publik yang diinisiasi oleh KNPI, OKP Cipayung Plus, Komunitas Pendidikan dan beberapa Ormas, berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kab. Maluku Tenggara yang berlangsung hari ini, bukan sekadar seremoni intelektual. Tema yang diangkat— *"Pendidikan Kepulauan sebagai Pilar Keadilan Sosial : Strategi Transformasi Pendidikan Maluku Tenggara di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Tantangan Geografis"—* adalah sebuah "tamparan" sekaligus komitmen bersama untuk melihat kembali wajah pendidikan kita di beranda Kab. Maluku Tenggara.

?Bagi kami Pemuda Muhammadiyah, tema ini menyentuh urat nadi perjuangan bangsa. Mengapa? Karena di wilayah kepulauan seperti kita, pendidikan bukan hanya soal bangku sekolah, tapi soal memutus rantai isolasi dan ketidakadilan.

*?1. Transformasi di Tengah Jeratan Fiskal.*

Kita tidak bisa menutup mata bahwa *keterbatasan fiskal* adalah realitas pahit. Namun, anggaran yang terbatas tidak boleh menjadi alasan untuk memaklumi kualitas pendidikan yang stagnan. Strategi transformasi yang kita butuhkan adalah *efisiensi yang berpihak.*

?Dinas Pendidikan Maluku Tenggara harus berani melakukan inovasi pendanaan, mungkin melalui kemitraan strategis atau optimalisasi dana bantuan pusat yang tepat sasaran. Kita butuh transparansi agar setiap rupiah yang keluar benar-benar sampai ke ujung-ujung desa khususnya sekolah-sekolah di wilayah pelosok Kab. Maluku Tenggara yang sama sekali belum tersentuh dalam hal di dunia pendidikan, bukan habis di rantai birokrasi.

*?2. Menaklukkan Tantangan Geografis*

Geografis kita yang berpulau-pulau seringkali dijadikan kambing hitam atas lambatnya distribusi tenaga pendidik dan sarana prasarana. Namun, di era digital ini, jarak seharusnya bukan lagi penghalang absolut.

- ? *Digitalisasi Pendidikan :* Transformasi harus mengarah pada penguatan infrastruktur digital di sekolah-sekolah terpencil.

- ? *Distribusi Guru :* Perlu ada skema insentif dan afirmasi bagi guru-guru yang mengabdi di wilayah sulit agar kualitas pengajaran di Kei Kecil sama mutunya dengan di pulau-pulau jauh.

*?3. Pendidikan Sebagai Pilar Keadilan Sosial*

?Keadilan sosial dalam pendidikan berarti *anak nelayan di pelosok Kei Besar memiliki peluang yang sama untuk sukses dengan anak pejabat di kota.* Jika akses pendidikan masih timpang karena kendala ekonomi atau lokasi, maka kita telah gagal menjalankan amanat konstitusi.

?Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi Dinas Pendidikan Kab. Maluku Tenggara yang berkolaborasi dengan KNPI, OKP Cipayung Plus, Komunitas Pendidikan dan beberapa Ormas

yang melaksanakan kegiatan diskusi demi meningkatkan pengembangan mutu Pendidikan di daerah berbasis Kepulauan Kab. Maluku Tenggara. Ini adalah sinyal positif bahwa kontrol sosial dan eksekusi kebijakan mulai berjalan beriringan.

*?"Pendidikan di Maluku Tenggara tidak boleh menjadi barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang dekat dengan pusat kekuasaan atau pusat kota. Ia adalah hak dasar yang harus dijemput dengan keberanian kebijakan, meski di tengah keterbatasan".*

? *Penutup*

Kami mengajak seluruh elemen pemuda dan pemerintah daerah untuk tidak berhenti di meja diskusi. Rekomendasi dari forum ini harus dikawal hingga menjadi kebijakan nyata (Perda atau Perbup) yang inklusif. Transformasi pendidikan di Kab. Maluku Tenggara adalah jalan panjang, namun dengan kolaborasi, tantangan geografis akan menjadi kekuatan dan keterbatasan fiskal akan terkalahkan oleh inovasi.

? *Mari kita jadikan pendidikan sebagai kemudi yang membawa Maluku Tenggara keluar dari badai ketertinggalan.*

Terakhir mengutip pesan dari KH. Ahmad Dahlan yang mengatakan :

*Ilmu itu Cahaya,*

*Iman itu Kekuatan,*

*Dan Amal itu Tujuan*

Mari kita melahirkan *Generasi yang Berilmu, Beriman dan Bertaqwa demi Mewujudkan Peningkatan Mutu  Pendidikan di Daerah Kepulauan yang berkemajuan.

(Elang)