16 JULI MOMEN BERSEJARAH: ANOS YEREMIAS AJAK MALUKU SATU MENYAMBUT BLOK MASELA
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Selasa (7/7/2026). Peletakan batu pertama (groundbreaking) Blok Masela pada 16 Juli 2026 bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata komitmen negara hadir membangun dan menyebarkan kesejahteraan bagi anak bangsa di ujung timur Indonesia. Demikian ditegaskan Anos Yeremias, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, yang juga selaku Anggota DPRD Provinsi Maluku dalam pernyataannya menyambut momen bersejarah ini.
"Ini adalah anugerah dan tonggak harapan. Mari kita sambut dengan rasa syukur mendalam, penuh optimisme, dan bersatu hati," ujar Anos.
-LEBIH DARI SEKADAR ENERGI: MANFAAT UNTUK GENERASI MALUKU
Proyek raksasa ini tidak hanya akan menghasilkan energi bagi seluruh negeri, tetapi dirancang membawa perubahan nyata bagi tanah Maluku: membuka luas kesempatan kerja, memacu roda ekonomi masyarakat, membangun infrastruktur yang selama ini dinanti, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar setara dan mampu bersaing di tingkat dunia.
"Blok Masela adalah investasi masa depan. Bukan hanya gas yang diambil, tapi kemajuan yang harus dinikmati oleh kita dan anak cucu kita," tegasnya.
-KEDAMAIAN & KEBERSAMAAN KUNCI KESUKSESAN
Anos mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, investor, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat—untuk bergandengan tangan menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif.
"Ketenangan yang kita jaga hari ini adalah pesan kepada dunia: Maluku siap, terbuka, dan layak menjadi tujuan investasi terbaik. Jangan biarkan perbedaan kecil menghalangi langkah besar kemajuan tanah air kita," tambahnya.
-AWAL PERJALANAN MENUJU MALUKU SEJAHTERA
Penutup pernyataan ini menjadi tekad bersama: momen peletakan batu pertama ini harus menjadi gerbang pembuka menuju Maluku yang makmur, maju, dan dihormati.
"Mari kita jadikan 16 Juli sebagai titik awal perjalanan baru. Satu tekad, satu semangat: Blok Masela sukses, Maluku makmur, Indonesia makmur," pungkas Anos Yeremias.
(M.N)

























Komentar via Facebook