Senator Papua Tengah: Jangan Jadikan Papua Sebagai Medan Perang
Senator Papua Tengah: Jangan Jadikan Papua Sebagai Medan Perang
Eka Kristina Murib Yeimo menyerukan dialog damai dan perlindungan terhadap warga sipil di tengah konflik bersenjata.
NABIRE – Kabarsulselindonesia.web id Senator Papua Tengah, Eka Kristina Murib Yeimo, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap konflik bersenjata yang terus berlangsung di Tanah Papua. Ia menilai, situasi keamanan yang berkepanjangan telah menimbulkan korban jiwa dan penderitaan bagi masyarakat sipil.25/7/26
Menurut Eka, warga sipil menjadi pihak yang paling terdampak dalam konflik yang melibatkan kelompok bersenjata TPNPB/OPM dan aparat keamanan. Karena itu, ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama semua pihak.
"Jangan jadikan Papua sebagai tempat latihan perang. Papua adalah rumah kita bersama. Masyarakat ingin hidup aman, damai, dan terbebas dari rasa takut," tegas Eka dalam pernyataannya di Nabire, Jumat (24/7/2026).
Eka menyatakan konflik yang berlangsung sejak puluhan tahun lalu belum menunjukkan penyelesaian yang menyeluruh. Menurutnya, pendekatan yang mengutamakan dialog perlu mendapat perhatian serius agar kekerasan tidak terus berulang.
Ia mendorong para pemimpin pemerintah, aparat keamanan, serta pimpinan TPNPB/OPM untuk membuka ruang dialog sebagai upaya mencari solusi damai yang bermartabat dan mengedepankan kepentingan masyarakat Papua.
"Aceh pernah mampu keluar dari konflik melalui proses perdamaian. Saya percaya Papua juga memiliki harapan yang sama apabila semua pihak memiliki kemauan untuk duduk bersama dan mencari jalan keluar," ujarnya.
Eka juga mengajak seluruh pihak untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan kemanusiaan demi melindungi masyarakat sipil yang selama ini menjadi korban dari konflik yang berkepanjangan.
"Saya tetap optimistis, setelah hujan akan selalu ada pelangi. Harapan perdamaian untuk Papua harus terus dijaga demi masa depan generasi yang akan datang," katanya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mengedepankan penyelesaian secara damai sehingga masyarakat Papua dapat hidup dengan aman, tenteram, dan memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.
Penulis: Gunawan F
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook