Achmad Uswanas Teguhkan Optimisme Kafilah Fakfak: Bertolak dengan Potensi Lokal, Pulang Membawa Prestasi
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Aula pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Fakfak, Sabtu malam, dipenuhi optimisme. Doa, harapan, dan semangat menyatu ketika 69 anggota kafilah resmi dilepas untuk mengikuti MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kaimana.
Di hadapan Bupati Fakfak, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pengurus LPTQ, pembina, pelatih, serta keluarga peserta, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Fakfak, Achmad Uswanas, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa keberangkatan kafilah tahun ini bukan sekadar mengikuti sebuah perlombaan, melainkan membawa amanah untuk menjaga tradisi prestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
"Kami datang dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, mengandalkan potensi lokal, dan pulang membawa kemenangan," ujar Achmad Uswanas, disambut tepuk tangan para hadirin.
Sebanyak 69 orang diberangkatkan menuju Kaimana. Rombongan tersebut terdiri dari 33 peserta, 18 pembina dan pelatih, serta 18 ofisial dan pengurus.
Menurut Achmad, seluruh peserta merupakan hasil proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan sejak kepengurusan LPTQ periode 2024. Program pelatihan rutin, pemusatan latihan, hingga pendampingan intensif menjadi fondasi yang melahirkan generasi Qur'ani Fakfak yang semakin matang.
Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh tahapan persiapan dapat berlangsung dengan baik berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Fakfak dan masyarakat.
"Keberhasilan pembinaan tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi. Pemerintah daerah memberikan perhatian yang besar, masyarakat terus mendoakan, sementara para pembina bekerja tanpa mengenal lelah mendampingi anak-anak kita," katanya.
Prestasi yang Menjadi Modal Kepercayaan Diri
Optimisme LPTQ Fakfak bukan tanpa alasan.
Pada pelaksanaan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari, Kabupaten Fakfak berhasil menempati Juara Umum II dengan torehan 10 medali emas, 10 medali perak, dan 8 medali perunggu.
Prestasi tersebut sekaligus menegaskan posisi Fakfak sebagai salah satu daerah dengan pembinaan Al-Qur'an paling konsisten di Papua Barat.
Tidak hanya di tingkat provinsi.
Saat MTQ Nasional di Samarinda, sekitar 15 peserta asal Kabupaten Fakfak dipercaya memperkuat kafilah Provinsi Papua Barat. Bagi LPTQ Fakfak, capaian itu menjadi bukti bahwa potensi qari, qariah, hafiz, dan hafizah daerah ini mampu bersaing hingga level nasional.
Kepercayaan terhadap sumber daya manusia Fakfak juga tercermin pada MTQ tahun ini. Sebanyak enam orang pembina dan pengurus LPTQ Kabupaten Fakfak dipercaya menjadi Dewan Hakim MTQ XI Tingkat Provinsi Papua Barat.
"Ini bukan sekadar kehormatan bagi pribadi-pribadi yang ditunjuk, tetapi juga menjadi pengakuan bahwa kualitas pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Fakfak semakin diperhitungkan," ujar Achmad.
Potensi Lokal sebagai Kekuatan
Dalam sambutannya, Achmad menegaskan bahwa LPTQ Kabupaten Fakfak terus berkomitmen membangun pembinaan berbasis potensi lokal.
Baginya, daerah tidak perlu bergantung pada peserta dari luar karena Fakfak memiliki banyak putra-putri terbaik yang mampu berkembang apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan berkesinambungan.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap program pembinaan dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak kader Qur'ani yang lahir dari Kabupaten Fakfak.
"Kami ingin melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, serta generasi Qur'ani yang mampu mengharumkan nama Fakfak di tingkat provinsi maupun nasional."
Pada kesempatan itu pula, Ketua LPTQ menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas komitmen mereka dalam mendukung kegiatan pembinaan MTQ.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pembina, pelatih, pengurus, orang tua peserta, sponsor, serta seluruh pihak yang membantu keberangkatan kafilah melalui dukungan fasilitas, transportasi, akomodasi, maupun bantuan lainnya.
Semangat yang Menggema Sebelum Berangkat
Menjelang akhir sambutannya, suasana aula berubah menjadi lebih bergelora.
Achmad mengajak seluruh anggota kafilah membangkitkan semangat juang melalui yel-yel yang langsung dijawab serempak oleh peserta.
"Kafilah Kabupaten Fakfak!"
"Potensi Lokal, Tewer Pala Melekat!"
"Kafilah Kabupaten Fakfak!"
"Jaya! Menang! Allahu Akbar!"
Sorakan itu menggema memenuhi ruangan, menjadi simbol tekad bersama untuk membawa nama Kabupaten Fakfak kembali bersinar pada MTQ XI Papua Barat di Kabupaten Kaimana.
Malam pelepasan itu bukan sekadar seremoni keberangkatan. Ia menjadi penanda bahwa di balik setiap qari dan qariah yang akan tampil di arena musabaqah, tersimpan kerja panjang para pembina, dukungan pemerintah, doa masyarakat, dan harapan besar agar Kabupaten Fakfak kembali mencatatkan prestasi terbaik di bumi Papua Barat.
Writter & Editor : Den

























Komentar via Facebook