Pangdam XV/Pattimura Hujani Penghargaan untuk Prajurit Inspiratif, Dari Hibah 400 Hektar hingga Aksi Heroik Penyelamatan Warga
Pangdam XV/Pattimura Hujani Penghargaan untuk Prajurit Inspiratif, Dari Hibah 400 Hektar hingga Aksi Heroik Penyelamatan Warga
AMBON Kabarsulselindonesia.web.id — Suasana upacara bendera 17-an di Lapangan Makodam XV/Pattimura, Ambon, mendadak penuh rasa bangga dan haru. Di hadapan seluruh personel TNI dan PNS Kodam XV/Pattimura, Pangdam XV/Pattimura Dody Triwinarto memberikan penghargaan khusus kepada lima prajurit yang dinilai telah menorehkan pengabdian luar biasa dan menjadi inspirasi di tengah masyarakat.
Tak sekadar menjalankan tugas militer, para prajurit ini berhasil menciptakan dampak nyata yang menggugah perhatian publik, mulai dari mengamankan hibah ratusan hektar tanah untuk TNI AD, menyelamatkan warga dari maut, hingga memperjuangkan akses pendidikan anak-anak di pelosok.18/05/2026
Salah satu penghargaan paling menyita perhatian diberikan kepada Ikbal Hanafi, Pasilat Siops Rem 152/Baabullah. Berkat pendekatan humanis dan komunikasi yang kuat dengan masyarakat Halmahera Timur, ia berhasil meyakinkan warga untuk secara sukarela menghibahkan lahan fantastis seluas 400 hektar bagi kepentingan TNI AD. Sebuah capaian besar yang dinilai tidak mudah dilakukan tanpa kepercayaan penuh dari rakyat.
Keberhasilan serupa juga ditunjukkan Amran Latukaisupi, Bamintuud Jasdam XV/Pattimura. Dengan pendekatan persuasif dan kedekatan bersama masyarakat Seram Bagian Barat, ia sukses menggalang dukungan hingga warga rela menyerahkan 40 hektar tanah guna mendukung pembangunan Yon TP 865/Satria Manewata.
Di bidang kemanusiaan, nama Yus Budi Harto menjadi sorotan. Danramil 1501-03/Jailolo itu mendapat penghargaan karena aksi sosialnya membantu sebuah keluarga yang sempat terusir akibat tuduhan yang ternyata tidak terbukti. Tidak hanya memulangkan dan melindungi keluarga tersebut, ia bahkan ikut membantu membangun kembali rumah mereka hingga bisa kembali hidup dengan aman dan bermartabat.
Sementara itu, aksi heroik Mario Gino, Babinsa Desa Todowongi, sempat viral dan mengguncang perhatian publik nasional. Dengan penuh kepedulian, ia rela menggendong siswa sekolah menyeberangi sungai demi memastikan anak-anak tetap bisa belajar. Aksi sederhana namun penuh makna itu akhirnya mengetuk perhatian Kementerian PUPR yang kemudian membangun jembatan gantung senilai Rp7 miliar untuk masyarakat setempat.
Tak kalah dramatis, Hendra Surya Ningrat juga diganjar penghargaan atas keberaniannya menyelamatkan pasangan suami istri yang nyaris tenggelam di perairan Kepulauan Tanimbar saat masih menjabat Dandim 1507/Saumlaki. Aksi cepat dan keberaniannya berhasil menyelamatkan nyawa warga di tengah kondisi laut yang berbahaya.
Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi prajurit yang mampu menjadi solusi, pelindung, sekaligus penggerak harapan masyarakat.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa prajurit TNI bukan hanya hadir menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah rakyat, membantu kesulitan masyarakat, dan menjadi garda terdepan dalam kemanusiaan.
"Pemburu Korup"

























Komentar via Facebook