Seleksi JPT Malra 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tolak Lobi dan Politik Jabatan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 24 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Seleksi JPT Malra 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tolak Lobi dan Politik Jabatan

Seleksi JPT Malra 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tolak Lobi dan Politik Jabatan

LANGGUR Kabarsulselindonesia.web.id – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun (MTH), secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi dan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati MTH di hadapan peserta seleksi, tim asesor dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa proses seleksi JPT merupakan amanat negara yang harus dijalankan secara profesional, objektif, dan berdasarkan pendekatan akademis guna menghasilkan pemimpin birokrasi yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Seleksi JPT bukan sekadar jabatan. Yang dicari adalah integritas dan kinerja. Negara menuntut kita menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan untuk itu jabatan harus diisi oleh orang-orang yang memiliki kapasitas dan kompetensi," tegas Hanubun.

Di hadapan para peserta seleksi, Bupati mengingatkan agar tidak membangun tim sukses maupun melakukan berbagai upaya lobi yang dapat mencederai proses seleksi.

"Saya berharap jangan ada tim-tim sukses. Tim sukses hanya akan memberatkan saya dalam mengambil keputusan. Biarkan proses ini berjalan secara objektif berdasarkan hasil penilaian akademis dan kompetensi," ujarnya.

MTH menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mencari talenta terbaik yang mampu membawa daerah maju dan memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, jabatan strategis dalam birokrasi tidak boleh diberikan kepada orang yang tidak memiliki kompetensi yang memadai.

"Lebih baik sebuah jabatan kosong daripada diisi oleh orang yang salah. Jabatan yang diisi oleh orang yang tidak tepat bukan hanya menghasilkan kinerja rendah, tetapi juga dapat menghambat pencapaian tujuan pembangunan daerah," tegasnya yang disambut tepuk tangan peserta.24/06/2026

Bupati juga mengingatkan pentingnya integritas sebagai fondasi utama kepemimpinan ASN. Menurutnya, integritas tidak cukup hanya menjadi dokumen yang ditandatangani, tetapi harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Kalau nanti saudara-saudara dipercaya memimpin OPD, maka integritas bukan hanya sebuah catatan yang ditandatangani, tetapi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Selain itu, MTH menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berbasis data, kajian ilmiah, dan metodologi yang benar. Ia meminta para calon pejabat mampu membedah persoalan daerah secara mendalam dan menghadirkan solusi yang terukur.

Bupati juga mengingatkan agar para peserta memahami dokumen-dokumen strategis pembangunan seperti RPJMN, RPJMD, Asta Cita Presiden, serta visi dan misi daerah sebagai bekal dalam proses seleksi.

Pada kesempatan tersebut, MTH menegaskan komitmennya untuk mengakhiri masa kepemimpinannya tanpa ketergantungan pada pejabat pelaksana tugas (Plt).

"Insya Allah saya mengakhiri masa tugas saya tidak ada yang namanya Plt-Plt. Semua jabatan strategis harus terisi oleh pejabat definitif yang memiliki kompetensi dan integritas," ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali mengingatkan peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dan tidak menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan prinsip meritokrasi.

"Jangan kirim orang untuk datang melobi Bupati. Stop dengan cara-cara itu. Saya sudah dibayar negara untuk bekerja dan mengambil keputusan yang terbaik bagi Maluku Tenggara," tandasnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun secara resmi membuka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026.

Editor: Bruce Elang