MTQ I Papua Tengah Tak Boleh Sekadar Seremoni, GPII Serukan Kebangkitan Persatuan Berbasis Al-Qur'an dan Keluhuran Adat

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 08 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

MTQ I Papua Tengah Tak Boleh Sekadar Seremoni, GPII Serukan Kebangkitan Persatuan Berbasis Al-Qur'an dan Keluhuran Adat

MTQ I Papua Tengah Tak Boleh Sekadar Seremoni, GPII Serukan Kebangkitan Persatuan Berbasis Al-Qur'an dan Keluhuran Adat

TIMIKA, Kabarsulselindonesia.web.id  – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah dinilai harus menjadi titik balik lahirnya persatuan yang kokoh di Tanah Papua, bukan sekadar agenda seremonial tahunan yang berakhir tanpa dampak bagi masyarakat.08/07/2026

Karena itu, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, pelajar, hingga seluruh elemen bangsa untuk memadati Pawai Ta'aruf MTQ I Papua Tengah pada 14 Juli 2026 sebagai simbol nyata bahwa Al-Qur'an dan adat mampu berjalan beriringan menjaga kedamaian Papua.

Ketua GPII Provinsi Papua Tengah, Junedi Boiratan, S.Pd., menegaskan bahwa Papua Tengah membutuhkan lebih banyak ruang pemersatu daripada ruang yang memecah belah.

   "MTQ jangan hanya menjadi panggung perlombaan membaca Al-Qur'an. Momentum ini harus menjadi gerakan moral yang menguatkan persaudaraan, menghormati adat, serta memperkokoh persatuan seluruh masyarakat Papua Tengah. Agama dan adat bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan membangun daerah," tegas Junedi.

Ia menilai nilai-nilai Al-Qur'an tentang keadilan, persaudaraan, toleransi, dan kasih sayang sejalan dengan falsafah adat Papua yang menjunjung tinggi kebersamaan, penghormatan kepada sesama, dan kelestarian tanah leluhur.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi Papua Tengah, masyarakat tidak boleh terjebak dalam perbedaan identitas, melainkan harus bersatu membangun masa depan daerah yang aman, damai, dan bermartabat.

Pawai Ta'aruf MTQ I Papua Tengah akan menjadi panggung kebersamaan yang melibatkan TPQ/TPA, pengurus masjid, majelis taklim, yayasan pendidikan, sekolah, kafilah dari berbagai distrik, tokoh adat, hingga perwakilan rumah ibadah lainnya sebagai simbol persaudaraan lintas budaya dan lintas agama.

GPII mengajak seluruh warga menjadikan Pawai Ta'aruf sebagai bukti bahwa Papua Tengah mampu menunjukkan wajah Islam yang damai, menghargai adat, serta memperkuat persatuan bangsa melalui nilai-nilai Al-Qur'an.

Penulis : Gunawan F

Editor    : Bruce Elang