Bukan Sekadar Berkurban, Lisa Wattimena Ajak Warga Ambon Hidup Baku Sayang Lewat Nilai Pela Gandong

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 28 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bukan Sekadar Berkurban, Lisa Wattimena Ajak Warga Ambon Hidup Baku Sayang Lewat Nilai Pela Gandong

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Semangat berbagi dan persaudaraan mewarnai penyembelihan hewan kurban bantuan Pemerintah Kota Ambon di Lingkungan RT 001/006, Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe Ambon Kamis (28/5/2026) Sebelumnya, satu ekor sapi ini telah diserahkan secara langsung oleh Walikota Ambon kepada organisasi Wanita Islam Kota Ambon. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kekeluargaan, dihadiri pengurus, anggota, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Ketua Pembina Wanita Islam Kota Ambon, Lisa Wattimena, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya momen suci Idul Adha 1447 Hijriah ini bersama masyarakat.

“Atas perkenan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dalam suasana penuh sukacita ini, beta merasa sangat bangga dan terharu bisa berkumpul di sini bersama warga Silale. Kita hadir sebagai umat beriman merayakan momen yang mulia ini,” ujar Lisa mengawali sambutannya.

Ia menegaskan, ibadah kurban tidak sekadar tradisi menyembelih hewan semata, namun sarat makna spiritual dan sosial yang mendalam. Menurutnya, inti dari perayaan ini adalah melatih ketulusan berbagi, baik materi maupun kebahagiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Bapak Ibu sekalian, Idul Adha bukan hanya soal berkurban atau memotong hewan. Ada makna besar di baliknya: kita belajar berbagi dengan tulus. Berbagi itu bukan cuma dagingnya, tapi juga kebahagiaan dan kasih sayang kepada sesama,” tegasnya.

Lebih jauh, Lisa mengajak seluruh warga untuk meluaskan makna kebersamaan itu tanpa memandang perbedaan keyakinan. Ia mengangkat kearifan lokal Pela Gandong sebagai identitas terbesar masyarakat Ambon yang patut menjadi teladan bagi dunia.

“Sebagai makhluk sosial, kita wajib berbagi. Tidak hanya sesama Wanita Islam, tidak hanya sesama muslim, tapi juga dengan saudara kita yang berbeda agama. Ingat, kita semua orang basudara. Apalagi di Ambon ini, kita punya Pela Gandong: Gandong Muslim, Gandong Kristen. Nilai inilah yang harus menjadi contoh bagi umat beragama di mana saja,” paparnya penuh semangat.

Lisa menyoroti bahwa keindahan hidup di Ambon terletak pada kemampuan warganya hidup berdampingan dalam keberagaman suku, budaya, dan agama, namun tetap saling menyayangi, saling menolong, dan bersama dalam segala suasana.

“Betapa indahnya kita. Beragam, tapi tetap baku sayang dan baku tolong, baik saat senang maupun susah. Itulah kekuatan kita,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Lisa Wattimena berharap peringatan Idul Adha ini menjadi momentum untuk mempertebal iman, sekaligus merekatkan silaturahmi yang erat tidak hanya di kalangan organisasi, melainkan menyelimuti seluruh elemen masyarakat Kota Ambon.

(M.N)