Musda IX KNPI Maluku Tenggara Berakhir Aklamasi, Kace C. Ubrop Nahkodai KNPI Usung Misi Akhiri Polarisasi Pemuda
Musda IX KNPI Maluku Tenggara Berakhir Aklamasi, Kace C. Ubrop Nahkodai KNPI Usung Misi Akhiri Polarisasi Pemuda
Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Setelah melewati dinamika yang cukup panjang dan menyita perhatian publik, Musyawarah Daerah (Musda) IX Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara akhirnya menetapkan Kace C. Ubrop sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara periode 2026–2029 secara aklamasi, Kamis (2/7/2026) malam.
Penetapan dilakukan setelah forum sidang memastikan hanya satu bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan organisasi. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi dan perdebatan yang sempat mewarnai jalannya Musda.
Pimpinan sidang menjelaskan bahwa seluruh dokumen pencalonan telah melalui proses pemeriksaan dan verifikasi sesuai aturan organisasi. Meski sempat muncul dinamika mengenai penyampaian berkas, forum menegaskan bahwa mekanisme yang ditempuh tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.
"Seluruh persyaratan telah diverifikasi dan hanya terdapat satu calon yang dinyatakan memenuhi ketentuan. Dengan demikian kami meminta persetujuan forum untuk menetapkannya secara aklamasi," ujar pimpinan sidang yang langsung disambut persetujuan bulat peserta dengan seruan "Sah!"
Terpilihnya Kace C. Ubrop secara aklamasi menjadi penanda berakhirnya kontestasi internal KNPI Maluku Tenggara. Kini, tantangan sesungguhnya berada di pundak kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa persatuan organisasi bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Kace C. Ubrop menegaskan bahwa seluruh dinamika selama Musda harus ditutup sebagai bagian dari proses demokrasi organisasi dan tidak boleh diwariskan menjadi konflik berkepanjangan.
"Musda telah selesai. Tidak boleh ada lagi kubu-kubuan. Yang kita bangun ke depan adalah persatuan seluruh pemuda dan pemudi Maluku Tenggara. KNPI harus menjadi rumah bersama bagi semua organisasi kepemudaan," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang akan dibentuk akan mengedepankan profesionalisme, inklusivitas, serta fokus pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi generasi muda.
Menurutnya, KNPI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan kepemudaan melalui pengembangan sektor olahraga, pertanian, perikanan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kita ingin membuktikan bahwa KNPI tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi mampu melahirkan karya, gagasan, dan solusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Forum kemudian mengesahkan keputusan Musda IX yang menetapkan Kace C. Ubrop sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara masa bakti 2026–2029. Penetapan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan Panji Kebesaran KNPI sebagai simbol resmi estafet kepemimpinan organisasi.
Menerima panji tersebut, Kace C. Ubrop menyatakan kesiapannya mengemban amanah seluruh peserta Musda.
"Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Mari kita besarkan KNPI Maluku Tenggara sebagai organisasi yang solid, independen, produktif, dan benar-benar menjadi wadah perjuangan seluruh pemuda," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta sidang.
Musda IX KNPI Kabupaten Maluku Tenggara dipimpin langsung oleh unsur DPW KNPI Maluku dan disaksikan Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Arman Kalean. Seluruh rangkaian sidang berlangsung hingga selesai dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Berakhirnya Musda IX menjadi titik akhir dari seluruh dinamika organisasi sekaligus menjadi awal bagi kepemimpinan baru untuk menjawab harapan pemuda Maluku Tenggara. Publik kini menanti pembuktian bahwa semangat persatuan yang disampaikan dalam forum akan diwujudkan melalui kepemimpinan yang transparan, inklusif, dan menghasilkan program nyata bagi kemajuan daerah.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook