PTMSI Malra Gebrak Sekolah: Pimpong Goes to School Bidik Bibit Atlet Muda, Turnamen Kepulauan Kei Disiapkan
PTMSI Malra Gebrak Sekolah: Pimpong Goes to School Bidik Bibit Atlet Muda, Turnamen Kepulauan Kei Disiapkan
LANGGUR, MALUKU TENGGARA Kabarsulselindonesia.web.id — Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Maluku Tenggara mulai mengambil langkah lebih serius dalam membangun fondasi olahraga tenis meja. Melalui program “Pimpong Goes to School”, PTMSI Maluku Tenggara ingin membongkar pola pembinaan yang selama ini cenderung berjalan sporadis dengan mulai memburu bibit-bibit atlet potensial sejak bangku sekolah.
Program tersebut dijadwalkan memasuki tahap launching pada 29 Agustus di kab Maluku Tenggara.
Sekretaris PTMSI Kabupaten Maluku Tenggara, Buddy Victor Tjoanda, mengatakan launching tersebut akan dihadiri langsung Ketua PTMSI Maluku, Hong Arta John Alfred.
Menurut Buddy, Pimpong Goes to School bukan sekadar agenda memperkenalkan tenis meja kepada siswa. Program itu diarahkan menjadi pintu masuk untuk menjaring, mendidik dan membina generasi muda yang memiliki bakat serta kemauan serius di cabang olahraga tenis meja.
“Pembinaan harus dimulai dari bawah. Anak-anak SD, SMP hingga SMA harus diberikan ruang untuk mengenal dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Buddy.
Jangan Hanya Cari Atlet Saat Mau Bertanding
PTMSI Maluku Tenggara menyadari bahwa atlet berprestasi tidak lahir secara instan.jumat 14/8/26
Bibit atlet harus ditemukan sejak dini, dilatih secara konsisten, diberi kesempatan bertanding, kemudian dievaluasi dan dibina secara berkelanjutan.
Karena itu, program Pimpong Goes to School diharapkan tidak berhenti pada seremoni launching, foto bersama, atau sekadar kegiatan olahraga di sekolah.
Ukuran keberhasilannya harus jelas: berapa banyak bibit yang ditemukan, berapa yang dibina, bagaimana kualitas latihannya, dan sejauh mana mereka mampu berkembang dalam kompetisi.
Sekolah dinilai menjadi salah satu ruang strategis untuk melakukan penjaringan karena memiliki basis generasi muda yang luas.
PTMSI Maluku Tenggara pun didorong untuk membangun kerja sama yang kuat dengan sekolah, guru, pelatih, pemerintah daerah, orang tua dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga.
Oktober, Turnamen Kepulauan Kei Disiapkan
Gebrakan PTMSI Maluku Tenggara tidak berhenti pada program sekolah.
Pada Oktober mendatang, PTMSI Kabupaten Maluku Tenggara juga merencanakan Turnamen Tenis Meja Kepulauan Kei.
Ajang tersebut ditargetkan menjadi ruang pembuktian bagi atlet sekaligus mempertemukan para pemain dari berbagai daerah.
Selain Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, turnamen tersebut direncanakan diikuti peserta dari sejumlah kabupaten lain di Provinsi Maluku.
Dengan semakin banyak kompetisi, atlet muda tidak hanya mendapatkan latihan, tetapi juga pengalaman menghadapi lawan dengan karakter dan kemampuan berbeda.
PTMSI Ditantang Buktikan Program Bukan Seremoni
Program Pimpong Goes to School kini menghadapi tantangan yang lebih besar: konsistensi.
Launching boleh meriah, tetapi pembinaan tidak boleh mati setelah panggung dibongkar.
PTMSI Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Benediktus Fadly Rejaan, S.Hut., M.Si., bersama Sekretaris Buddy Victor Tjoanda, perlu memastikan program tersebut memiliki agenda lanjutan yang jelas.
Mulai dari penjaringan atlet, latihan rutin, penyediaan pelatih, kompetisi usia dini hingga pembinaan atlet berprestasi harus disusun secara berkelanjutan.
Sebab, jika ingin melahirkan juara, PTMSI tidak boleh hanya sibuk mencari pemenang ketika turnamen sudah dimulai. Bibit juara harus dibentuk jauh sebelum mereka berdiri di podium.
Dari sekolah, bakat harus ditemukan.
Dari latihan, kemampuan harus ditempa.
Dari kompetisi, mental juara harus dibentuk.
Dan dari pembinaan yang konsisten, tenis meja Kepulauan Kei diharapkan mampu melahirkan atlet yang bukan hanya berjaya di Maluku, tetapi mampu menembus level nasional.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook