Ketika DLHP Fakfak Menyulap Gerak Jalan Menjadi Seruan Menjaga Bumi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 11 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ketika DLHP Fakfak Menyulap Gerak Jalan Menjadi Seruan Menjaga Bumi

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Jalanan Fakfak pada Selasa (11/8/2026) tidak sekadar dipenuhi barisan peserta Gerak Jalan Indah. Di antara derap langkah dan warna-warni kostum, terselip sebuah pesan yang terdengar lantang: lingkungan bukan warisan yang boleh dihabiskan, melainkan titipan yang harus dijaga untuk generasi berikutnya.

Pesan itu datang dari regu Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Fakfak, peserta bernomor punggung 032, yang tampil penuh energi dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di depan panggung terbuka Rumah Negara Fakfak, barisan DLHP tidak hanya mempertontonkan kekompakan langkah. Mereka membawa isu yang menjadi bagian dari tugas keseharian mereka: menjaga lingkungan.

Dengan suara lantang dan ritme yang membangkitkan semangat, anggota regu menyanyikan yel-yel:

"Ayo jaga lingkungan kita,

jaga bersama,

tinggalkan bumi untuk masa depan kita.

Bersih itu sehat,

mentari selamanya.

Ayo, ayo jaga dunia."

Lantunan itu kemudian berhenti sejenak.

Komandan regu mengambil alih suasana. Dengan suara tegas ia meneriakkan, 

“DLHP!”

Serentak, barisan menjawab:

“Jagalah!” “Jaga lingkungan!” “Jaga masa depan!”

Seruan tersebut menggema di kawasan panggung terbuka Rumah Negara Fakfak. Bukan sekadar yel-yel untuk memeriahkan perlombaan, melainkan sebuah pernyataan sederhana tentang hubungan antara kebersihan lingkungan dan masa depan manusia.

Penampilan itu disaksikan langsung dan menadapat standing applause dari sejumlah pejabat daerah yang berada di panggung terbuka, di antaranya Ibu Bupati Fakfak Nurwidayati Samaun Dahlan, Ibu Wakil Bupati Fakfak Sri Vonny Notanubun, Kepala DLHP Fakfak Liza Neirasari, Kepala Dinas Kearsipan Fakfak Mujusam Uswanas, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Fakfak Muhazim Namudat, Kepala Satpol PP Fakfak Anggelina Sirfefa, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Fakfak Marhaban Weripih.

Bagi DLHP, Gerak Jalan Indah menjadi ruang untuk menyampaikan pesan lingkungan dengan cara yang dekat dengan masyarakat. Isu tentang sampah, kebersihan, kelestarian alam, dan masa depan bumi tidak selalu harus disampaikan melalui rapat atau kampanye formal. Di tengah kemeriahan HUT Kemerdekaan, pesan itu justru dapat berjalan bersama derap langkah.

Kepala DLHP Fakfak Liza Neirasari tampak menikmati penampilan regunya. Kekompakan anggota, semangat saat menyanyikan yel-yel, serta keberanian meneriakkan pesan menjaga lingkungan di hadapan masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri.

Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat menjaga lingkungan tidak berhenti di ruang kerja DLHP. Pesannya dibawa keluar, ke jalan, ke ruang publik, dan langsung berhadapan dengan masyarakat.

Ada satu kalimat yang menjadi inti dari seluruh penampilan itu: “Jaga lingkungan, jaga masa depan.”

Kalimat pendek, tetapi maknanya panjang.

Sebab lingkungan yang bersih bukan hanya soal jalan yang bebas sampah. Ia menyangkut air yang dapat diminum, udara yang dapat dihirup, tanah yang tetap subur, laut yang tidak dipenuhi limbah, serta ruang hidup yang masih layak diwariskan kepada anak cucu.

Karena itu, ketika regu bernomor 032 meninggalkan panggung terbuka Rumah Negara Fakfak dengan langkah yang tetap tegap, yang tertinggal bukan hanya kemeriahan sebuah perlombaan.

Ada pesan yang ikut berjalan bersama mereka:

Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan. Merdeka juga berarti memiliki bumi yang sehat untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dan siang itu, DLHP Fakfak memilih menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang sederhana: berjalan, bernyanyi, dan mengajak semua orang untuk menjaga lingkungan.

 

Writter & Editor : Den