Bukan Sekadar Gol, Bupati Samaun Dorong Futsal Jadi Mesin Kreativitas dan Ekonomi Fakfak

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 05 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bukan Sekadar Gol, Bupati Samaun Dorong Futsal Jadi Mesin Kreativitas dan Ekonomi Fakfak

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | GOR Krapangit Gewab, tempat penyelenggaraan open turnamen Bupati Cup, Senin sore, 5 Oktober 2026, tidak sekadar menjadi tempat bola bergulir. Di sana, Pemerintah Kabupaten Fakfak ingin mempertemukan olahraga dengan kreativitas, ekonomi, budaya, dan peluang bagi generasi muda.

Pesan itu disampaikan Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP saat membuka Open Turnamen Futsal Bupati Cup Fakfak 2026. Mengusung tema “More Than a Game-Fair Play, Respect and Solidarity”, turnamen tersebut dirancang bukan semata untuk menentukan siapa juara dan siapa yang tersingkir.

“More than a game berarti futsal bukan sekadar permainan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah,” kata Samaun.

Menurut dia, olahraga harus menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus membuka kesempatan ekonomi dan kreativitas. Karena itu, Bupati Cup tidak hanya melibatkan pemain dan klub, tetapi juga fotografer, videografer, musisi, komunitas hip-hop, pelaku UMKM dan komunitas kreatif lainnya.

Bagi Samaun, pertemuan berbagai sektor itu menunjukkan bahwa olahraga dapat membentuk sebuah ekosistem. Olahraga bertemu dengan ekonomi. Olahraga bertemu dengan kreativitas. Olahraga bertemu dengan pariwisata. Olahraga bertemu dengan budaya. Dan semuanya bertemu dalam satu ruang: Fakfak.

Ia meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai ruang menunjukkan kemampuan terbaik tanpa kehilangan kendali atas emosi. Wasit diminta menjalankan tugas secara tegas, adil dan profesional. Pelatih dan official diminta menjadi teladan, sementara masyarakat diharapkan menjaga turnamen tetap aman, tertib dan penuh persaudaraan.

“Persaingan hanya berlangsung di dalam lapangan, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga di luar lapangan,” ujar Samaun.

Ia juga menegaskan bahwa Bupati Cup tidak boleh berhenti sebagai agenda olahraga pada 2026. Pemerintah, kata dia, ingin kompetisi berkembang secara berkelanjutan, pembinaan usia muda diperkuat, klub semakin kokoh dan talenta-talenta baru mendapat ruang untuk tumbuh.

Target akhirnya lebih besar: membawa nama Fakfak tidak hanya dikenal karena sejarah dan keindahan alamnya, tetapi juga karena prestasi olahraga.

Kepada anak-anak muda Fakfak, Samaun menyampaikan pesan sederhana namun tegas: jangan berhenti bermimpi. Sementara kepada seluruh peserta, ia meminta kemenangan diraih dengan rendah hati dan kekalahan diterima secara sportif.

Dengan semangat itu, Open Turnamen Futsal Bupati Cup Fakfak 2026 resmi dibuka. Sebuah kompetisi dimulai, tetapi pesan yang dibawa jauh lebih besar dari sekadar pertandingan: membangun generasi muda, menggerakkan kreativitas, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat persaudaraan Fakfak.
 

Writter & Editor : Den