Muktamar XIV KAMMI Maluku Usung Tema “Kepulauan”: Satukan Energi Muda Wujudkan Maluku yang Berkeadilan dan Berporos Maritim
Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Kamis (25/6/2026) – Kongres Besar atau Muktamar ke-XIV Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maluku resmi dibuka di Christian Center Pantai Talake, Ambon. Acara mengusung tema “Muktamar Kepulauan”, yang menjadi simbol semangat memperjuangkan keadilan dan pengembangan potensi wilayah kepulauan Indonesia bagian timur.
Ketua Wilayah KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, S.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema ini bukan sekadar nama, melainkan hasil diskusi mendalam yang mencerminkan semangat perjuangan mahasiswa sejalan dengan visi pembangunan daerah dan kebijakan nasional.
“Kami ingin mengangkat gagasan ini agar menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah, lembaga vertikal, maupun seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya satu: mewujudkan rasa keadilan, membangun Maluku sebagai poros maritim, dan memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah barat,” tegasnya.
Rumasukun menekankan bahwa penyelenggaraan muktamar ini juga bertujuan mempersiapkan generasi muda menyambut tahun 2030, saat Indonesia berada di puncak bonus demografi. Peran pemuda saat ini sangat krusial untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki agar menjadi kekuatan nyata bagi kemajuan bangsa.
“Kita sadar, potensi besar ada di tangan generasi muda. Melalui forum ini, kami satukan energi, gagasan, dan aksi untuk menunjukkan bahwa Indonesia bagian timur mampu berkontribusi secara maksimal,” ujarnya.
Menariknya, ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan secara mandiri tanpa bantuan dana dari pemerintah. Segala kebutuhan dan anggaran berasal dari sumbangan pengurus pusat, alumni, serta kontribusi peserta dan simpatisan.
“Ini bukti kemandirian, inovasi, dan kreativitas kami. Tanpa bantuan pemerintah pun kami mampu bergerak, berdiskusi, dan merumuskan langkah nyata. KAMMI adalah organisasi yang terbuka, modern, dan tetap teguh pada nilai-nilai perjuangannya,” jelasnya.
Muktamar ini diharapkan melahirkan rumusan kebijakan dan program kerja yang relevan dengan kondisi kepulauan, sekaligus menjadi wadah penyatuan visi seluruh kader KAMMI dari berbagai daerah untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.
(M.N)

























Komentar via Facebook