Benhur G. Watubun: MPP AMGPM ke-37 Jadi Momentum Syukur Iman dan Pembinaan Pemimpin Masa Depan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 18 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Benhur G. Watubun: MPP AMGPM ke-37 Jadi Momentum Syukur Iman dan Pembinaan Pemimpin Masa Depan

Maluku Tenggara Kabarsulselindonesia.web.id

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, S.E., S.H., menegaskan bahwa Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) ke-37 bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat iman, mempererat persekutuan, dan mempersiapkan generasi muda gereja menjadi kader pelayan serta pemimpin masa depan.18/10/2026

Benhur menjelaskan, pelaksanaan MPP AMGPM merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja yang senantiasa menuntun perjalanan AMGPM dalam menjalankan misi pembinaan generasi muda gereja.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna strategis bagi keberlanjutan pelayanan gereja, terutama dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian bagi gereja maupun masyarakat.

MPP AMGPM ke-37 juga dilaksanakan dengan berlandaskan keyakinan iman, sebagaimana prinsip pelayanan yang menegaskan, *“Seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”* Nilai tersebut menjadi landasan bagi panitia dalam menjalankan seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Persiapan dan Dukungan Berbagai Pihak

Benhur mengungkapkan, persiapan MPP AMGPM ke-37 melewati berbagai tahapan, mulai dari penyusunan konsep kegiatan, pelaksanaan usaha dana, pemenuhan kebutuhan teknis, hingga audiensi dan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan.

Koordinasi dilakukan bersama Gubernur Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara, serta DPRD Provinsi Maluku dan DPRD Kabupaten Maluku Tenggara.

Upaya tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi, menyampaikan tujuan kegiatan, dan memperoleh dukungan bagi kelancaran pelaksanaan MPP, termasuk kebutuhan transportasi darat, fasilitas teknis, serta dukungan doa dari berbagai pihak.

“Karena kami ini bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa jika tanpa Tuhan dan dukungan berbagai pihak, dalam hal ini pemerintah dan seluruh masyarakat, maka kami tidak sampai di titik ini. Namun, karena dukungan berbagai pihak dan tuntunan Tuhan, kegiatan ini dapat terwujud dengan baik,” ungkap Benhur.

Apresiasi untuk Gereja, Pemerintah, dan Masyarakat

Benhur menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Klasis Kei Kecil dan Kota Tual, Pengurus Besar AMGPM, serta jajaran pengurus AMGPM di wilayah Kei Kecil dan Kota Tual atas arahan dan dukungan selama proses persiapan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Ohoi Ohoira, Majelis Jemaat, masyarakat, para orang tua, serta pemuda dari Ohoi Ohoira, Ohoiren, Somlain, Madwaer, Dian Darat, Wab, Nguvar, Watngil, Wirin, dan wilayah sekitarnya yang telah membantu menyukseskan kegiatan.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Gubernur Maluku beserta jajaran, DPRD Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, dan DPRD Kabupaten Maluku Tenggara.

Dukungan unsur TNI dan Polri, khususnya Komandan Brimob beserta personel yang membantu menyelesaikan persiapan Gedung Serbaguna, juga mendapat apresiasi dari Benhur.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama merupakan kekuatan penting dalam menyukseskan kegiatan gereja dan kepemudaan.

Bantuan Rp2,1 Miliar dan Penyerahan 34 Laptop

Dalam keterangannya, Benhur menyebutkan bahwa total bantuan yang diterima panitia mencapai Rp2,1 miliar. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan pelayanan peserta serta berbagai kebutuhan teknis dan operasional MPP AMGPM ke-37.

Selain itu, panitia menyerahkan 34 unit laptop kepada Pengurus Besar AMGPM untuk diteruskan kepada daerah-daerah pelayanan di Maluku dan Maluku Utara.

Penyerahan perangkat tersebut diharapkan dapat mendukung administrasi organisasi, meningkatkan efektivitas kerja pengurus, dan memperkuat pelaksanaan program pembinaan generasi muda gereja.

Penanaman Pohon dan Penguatan Persaudaraan

Rangkaian kegiatan MPP AMGPM ke-37 juga mencakup agenda penanaman pohon produktif pada 23 Oktober 2026, berupa mangga harum manis, rambutan, kelengkeng, dan jeruk manis.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain itu, direncanakan kunjungan wisata ke Pasir Panjang serta kesempatan reuni bagi para pendeta yang pernah bertugas di Ohoi Warbal, Ur Pulau, dan wilayah sekitarnya.

Agenda tersebut diharapkan mempererat hubungan antarpeserta, membangun kembali ikatan persaudaraan, serta mengenang perjalanan pelayanan gereja di wilayah Kepulauan Kei.

MPP Diharapkan Melahirkan Kader yang Siap Melayani

Benhur berharap MPP AMGPM ke-37 tidak hanya sukses sebagai agenda organisasi, tetapi juga menghasilkan keputusan dan program yang berdampak nyata bagi pelayanan gereja dan kehidupan masyarakat.

Pembinaan kader muda, penguatan organisasi, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemeliharaan persaudaraan menjadi bagian penting dari upaya mempersiapkan generasi penerus yang berintegritas serta siap mengambil tanggung jawab kepemimpinan.

Dengan semangat iman dan kebersamaan, MPP AMGPM ke-37 di Ohoira diharapkan menjadi momentum pembaruan komitmen pelayanan sekaligus memperkuat peran pemuda gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan sejahtera.

Editor: Bruce Elang