Plt. Kadisdukcapil Fakfak Tegaskan Data Kependudukan sebagai Pilar Utama Pembangunan Daerah

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 23 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Plt. Kadisdukcapil Fakfak Tegaskan Data Kependudukan sebagai Pilar Utama Pembangunan Daerah

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | 23 Juni 2026 — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan meningkatnya kebutuhan akan data yang akurat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Fakfak mengambil langkah strategis dengan memperkuat fondasi pengelolaan administrasi kependudukan hingga ke tingkat lingkungan masyarakat.

Bertempat di Kantor Kelurahan Fakfak Selatan, Selasa (23/6), kegiatan Sosialisasi Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan digelar dengan melibatkan 19 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Fakfak Selatan. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas data kependudukan.

Bagi sebagian orang, administrasi kependudukan mungkin hanya identik dengan pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga, atau akta kelahiran. Namun di balik dokumen-dokumen tersebut tersimpan aset paling berharga dalam tata kelola pemerintahan modern: data.

Data kependudukan yang akurat menjadi titik awal lahirnya berbagai kebijakan publik. Dari perencanaan pembangunan daerah, penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pelaksanaan pemilu, seluruhnya bertumpu pada kualitas data yang dimiliki pemerintah.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Fakfak, Erwin Dwiputra, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa pengelolaan informasi administrasi kependudukan tidak lagi sekadar urusan administratif, melainkan telah menjadi instrumen strategis pembangunan daerah.

"Data kependudukan yang berkualitas memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, pelayanan publik, penyaluran bantuan sosial, pelaksanaan pemilu, hingga berbagai program pemerintah lainnya," ujarnya.

Menurut Erwin, kualitas data hanya dapat terjaga melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dan pengawasan yang konsisten. Pembinaan diperlukan agar seluruh mekanisme pengelolaan informasi berjalan sesuai standar operasional, sementara pengawasan menjadi instrumen penting untuk menjaga akurasi, keamanan, dan integritas data.

Di era transformasi digital saat ini, tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan validitas data, tetapi juga perlindungan terhadap informasi pribadi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan data kependudukan dituntut memiliki kesadaran yang sama mengenai pentingnya kerahasiaan data serta pemanfaatannya secara legal dan bertanggung jawab.

Kehadiran 19 Ketua RT dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penguatan administrasi kependudukan tidak hanya bergerak dari atas ke bawah, melainkan juga dibangun dari akar rumput. Para Ketua RT merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan dinamika penduduk, mulai dari kelahiran, perpindahan penduduk, hingga berbagai perubahan data lainnya.

Melalui forum sosialisasi ini, Disdukcapil Kabupaten Fakfak berupaya membangun sistem informasi kependudukan yang semakin kuat, responsif, dan terpercaya. Bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah daerah bertumpu pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berbasis data. Sebab di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, kualitas pelayanan publik tidak lagi hanya diukur dari kecepatan pelayanan, tetapi juga dari ketepatan data yang menjadi landasannya.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, aparatur kewilayahan, dan masyarakat, Fakfak tengah meneguhkan satu prinsip penting: membangun daerah yang maju harus dimulai dari data yang akurat.

Di akhir kegiatan, Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Fakfak secara resmi membuka sosialisasi tersebut dan mengajak seluruh peserta menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat kapasitas, koordinasi, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan informasi administrasi kependudukan yang profesional, aman, dan berkualitas.

Karena pada akhirnya, data yang baik bukan sekadar angka dalam sistem. Ia adalah fondasi bagi pelayanan publik yang adil, pembangunan yang tepat sasaran, dan masa depan daerah yang lebih terencana.

 

Writter & Editor : Den