Sentuhan Wakapolres Kompol Alexander Hehalatu Ubah Wajah Internal Polres Kaimana: Disiplin Menguat, Administrasi Berbenah

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 28 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Sentuhan Wakapolres Kompol Alexander Hehalatu Ubah Wajah Internal Polres Kaimana: Disiplin Menguat, Administrasi Berbenah

Dari ketegasan dalam pembinaan personel hingga pembenahan administrasi, Wakapolres Kaimana menanamkan fondasi profesionalisme yang menjadi penopang pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

 

 

Kaimana, KabarsulselIndonesia.web.id | Perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar. Di lingkungan Polres Kaimana, perubahan itu justru lahir dari hal-hal mendasar yang selama ini menjadi denyut organisasi: disiplin personel dan ketertiban administrasi.

Sejak menjabat sebagai Wakapolres Kaimana, Kompol Alexander M. Hehalatu, S.H., M.M., M.H., suasana pembinaan internal di tubuh kepolisian setempat menunjukkan dinamika yang berbeda. Penegakan disiplin tidak lagi sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan diarahkan sebagai budaya kerja yang harus melekat dalam setiap personel.

Di bawah pengawasan langsung mantan Kasetum Polda Papua Barat itu, personel Polres Kaimana didorong untuk menempatkan kedisiplinan sebagai identitas seorang anggota Polri. Ketepatan waktu saat pelaksanaan apel, kerapian penampilan, kepatuhan terhadap aturan kedinasan, hingga tanggung jawab dalam menjalankan tugas menjadi indikator yang terus dievaluasi.

Pendekatan tersebut bukan sekadar bertujuan membangun citra institusi, melainkan membentuk karakter personel agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Namun perhatian Kompol Alexander tidak berhenti pada aspek disiplin personel.

Ia juga mengarahkan fokus pembinaan pada sektor yang kerap luput dari perhatian publik, tetapi menjadi fondasi penting dalam tata kelola organisasi, yakni administrasi perkantoran.

Melalui evaluasi terhadap berbagai naskah dinas dan surat-menyurat, sejumlah kekurangan administrasi yang sebelumnya masih ditemukan mulai dibenahi secara sistematis. Setiap dokumen diperiksa kembali agar memenuhi standar tata naskah dinas Polri, mulai dari penyusunan redaksi, format penulisan, hingga kesesuaian dengan ketentuan administrasi yang berlaku.

Langkah tersebut dinilai penting karena administrasi yang tertib bukan hanya berkaitan dengan kerapian arsip, tetapi juga menjadi bagian dari akuntabilitas institusi dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas.

"Administrasi yang baik merupakan cerminan profesionalisme organisasi. Setiap surat, setiap dokumen, adalah wajah institusi yang harus disusun dengan benar sesuai ketentuan," tegas Kompol Alexander.

Pembenahan administrasi itu sekaligus menjadi upaya membangun budaya kerja yang lebih sistematis, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam organisasi sebesar Polri, ketelitian administrasi menjadi penopang penting bagi kelancaran pelayanan maupun pelaksanaan fungsi kepolisian lainnya.

Sejumlah personel di lingkungan Polres Kaimana mengakui bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten membawa dampak positif terhadap pola kerja sehari-hari. Disiplin semakin meningkat, koordinasi antarsatuan menjadi lebih tertata, sementara penyusunan administrasi kini dilakukan dengan standar yang lebih baik.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses pembenahan internal yang terus didorong jajaran Polres Kaimana untuk memperkuat kualitas organisasi dari dalam sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Kompol Alexander, profesionalisme tidak hanya diukur dari keberhasilan mengungkap perkara atau menjaga keamanan wilayah. Profesionalisme juga tercermin dari bagaimana setiap personel menghargai waktu, menaati aturan, bekerja secara tertib, dan menyelesaikan setiap administrasi dengan benar.

Prinsip itulah yang kini terus ditanamkan kepada seluruh anggota sebagai bagian dari transformasi budaya kerja menuju institusi kepolisian yang modern, presisi, dan berorientasi pada pelayanan.

Di tengah berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, penguatan disiplin dan tata kelola administrasi menjadi fondasi yang diyakini akan memperkuat kualitas kinerja organisasi secara keseluruhan.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Polres Kaimana berkomitmen membangun institusi yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat. Kepemimpinan Kompol Alexander M. Hehalatu memperlihatkan bahwa perubahan organisasi tidak selalu dimulai dari kebijakan yang spektakuler, melainkan dari konsistensi menegakkan disiplin, memperbaiki sistem, dan memberi teladan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas. Dengan fondasi itulah, pelayanan kepolisian yang prima dapat dibangun secara berkelanjutan demi menjawab harapan masyarakat terhadap institusi Polri.

 

 

Writter : Humas Polres | Editor : Den