SETELAH 20 TAHUN PERGUMULAN: FMT-M DUKUNG PENUH GROUND BREAKING BLOK MASELA 15 JULI, MASYARAKAT TANIMBAR SIAP SATU TEAM

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 06 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

SETELAH 20 TAHUN PERGUMULAN: FMT-M DUKUNG PENUH GROUND BREAKING BLOK MASELA 15 JULI, MASYARAKAT TANIMBAR SIAP SATU TEAM

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Forum Masyarakat Tanimbar Maluku (FMT-M) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan peletakan batu pertama (ground breaking) Proyek Strategis Nasional Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 15 Juli 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Biz Hotel Ambon, Senin (6/7/2026).

Ketua Umum FMT-M sekaligus pembicara utama, Jan Atremax Terry, didampingi Dewan Pembina Drs. Mozes Maiseka dan Dewan Pakar Drs. Holmes N. Matrutty, M.Si., menjelaskan momen ini sebagai jawaban atas perjuangan panjang warga Tanimbar selama lebih dari dua dekade.

"Ini adalah anugerah luar biasa yang patut kita syukuri. Setelah pergumulan lebih dari 20 tahun, akhirnya momen bersejarah ini tiba. Seluruh masyarakat Tanimbar—baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan—telah bersatu hati menyambutnya dengan antusiasme tinggi," tegas Terry.

Audensi dengan Gubernur: Keamanan Kondusif, Hak Ulayat Sedang Diselesaikan

Menurut Terry, beberapa jam sebelum konferensi pers, pihaknya telah melakukan audensi khusus dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Dari pertemuan tersebut dipastikan:

-Situasi keamanan di lokasi proyek dan seluruh wilayah Tanimbar sangat kondusif, warga Desa Lermatang sudah mengambil sikap positif mendukung proyek

-Masalah hak ulayat masyarakat sudah diakomodir, sisa pembayaran sekitar 500 bidang lahan sedang dalam penyelesaian akhir oleh pihak INPEKS

-Gubernur menegaskan Blok Masela adalah proyek raksasa berskala dunia; warga Tanimbar tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri, melainkan harus memanfaatkan peluang ekonomi dan peningkatan SDM yang terbuka lebar

-Dukungan Resmi & Tiga Poin Sikap FMT-M

FMT-M yang merupakan satu-satunya organisasi perwakilan warga Tanimbar yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Maluku, merilis tiga poin pernyataan sikap tegas:

1. Dukungan tanpa syarat terhadap pelaksanaan ground breaking Blok Masela yang dijadwalkan 15 Juli 2026, sebagai penggerak ekonomi baru bagi Indonesia, Maluku, dan khususnya Tanimbar

2. Ajakan bersatu bagi seluruh warga Tanimbar di mana pun berada, menjaga ketertiban dan keamanan agar acara berjalan lancar tanpa hambatan?

3. Jaminan keberpihakan, memastikan seluruh tahapan pembangunan nanti berpihak pada kepentingan rakyat, pelestarian lingkungan, serta keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat

Selain isu Blok Masela, FMT-M juga menyerahkan proposal penanganan abrasi pantai yang melanda 15 desa di Tanimbar. Gubernur berjanji akan segera menindaklanjutinya bersama Kementerian PUPR dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

"Kita semua menyadari proyek ini beroperasi puluhan tahun ke depan. Manfaatnya bukan hanya untuk hari ini, tapi bagi anak cucu kita. Mari kita buang perbedaan, berdiri bersama pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan momen kebanggaan seluruh Maluku ini," pungkas Terry.

(M.N)