11 Medali dari Arena Nasional, Atlet MBD Buktikan Potensi Daerah Mampu Bersaing
11 Medali dari Arena Nasional, Atlet MBD Buktikan Potensi Daerah Mampu Bersaing
Maluku Barat Daya Kabarsulselindonesia.web.id — Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali mencatatkan prestasi di panggung olahraga nasional. Sebanyak 12 atlet Taekwondo yang tampil dalam Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 berhasil mengoleksi 11 medali, terdiri dari tiga medali emas, tujuh perak dan satu perunggu.
Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga di MBD. Para atlet tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga menunjukkan bahwa atlet dari daerah kepulauan memiliki kemampuan untuk bersaing dalam kompetisi olahraga berskala nasional.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian tersebut, Polres Maluku Barat Daya bersama Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten MBD menggelar ramah tamah sekaligus menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para atlet.
Kegiatan berlangsung di Lobi Polres MBD, Rabu (26/8/2026), dan dihadiri Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K., Wakapolres MBD Kompol Jandry F. Alfons, S.Sos., jajaran Pejabat Utama Polres MBD, Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten MBD, para atlet serta orang tua.
Kontingen MBD sebelumnya mengikuti Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII pada 9–11 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dari 12 atlet yang diturunkan, kontingen MBD mampu meraih hasil kompetitif pada tiga kategori pertandingan, yakni Kategori Khusus Polri, Cadet dan Prestasi Junior.
Tiga medali emas masing-masing dipersembahkan BRIPDA Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres MBD; BHARADA Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Maluku; serta atlet Ria Safitri Andini.
Sementara tujuh medali perak diraih BRIPDA Alvianrivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Maluku, serta enam atlet kategori Cadet, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera dan Sepqueen Villy Remiasa.
Adapun satu medali perunggu pada kategori Prestasi Junior diraih Frenando Laban Naskay.
Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana mengatakan capaian tersebut patut diapresiasi karena merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan keberanian para atlet dalam menghadapi kompetisi nasional.
Menurutnya, ukuran keberhasilan atlet tidak semata-mata dilihat dari medali yang diperoleh. Proses membangun mental bertanding, menjaga disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas juga menjadi bagian penting dari sebuah prestasi.
“Prestasi yang diraih para atlet ini merupakan kebanggaan kita bersama. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan disiplin, kerja keras dan kemauan yang kuat, anak-anak Maluku Barat Daya mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar Budhi.
Ia menilai capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Menurutnya, prestasi 12 atlet tersebut jangan berhenti sebagai sebuah perayaan, tetapi harus menjadi dasar untuk melahirkan atlet-atlet baru yang mampu membawa nama MBD ke level yang lebih tinggi.
“Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” katanya.
Budhi juga mengingatkan atlet yang belum berhasil meraih medali agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai alasan untuk berhenti berkembang.
“Bagi atlet yang belum meraih medali, jangan berkecil hati. Setiap pertandingan adalah pengalaman untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pelatih, pengurus cabang, orang tua dan pihak-pihak yang mendukung proses pembinaan para atlet.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan ruang dan dukungan bagi para atlet untuk berkembang hingga mampu tampil di kompetisi nasional.
“Keberhasilan para atlet tentu tidak terlepas dari dukungan orang tua, pelatih, pengurus cabang dan seluruh pihak yang terus memberikan semangat,” katanya.
Menurut Budhi, olahraga juga memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab dan sportivitas yang dibangun melalui olahraga dinilai menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga membangun disiplin, mental, keberanian, tanggung jawab dan sportivitas,” tegasnya.
Capaian 11 medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di MBD untuk menjaga kesinambungan pembinaan. Prestasi nasional membutuhkan latihan yang konsisten, dukungan fasilitas, kompetisi yang berkelanjutan serta perhatian terhadap perkembangan atlet sejak usia dini.
Karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, orang tua dan masyarakat dinilai penting agar potensi atlet MBD tidak berhenti pada satu ajang kejuaraan.
Ramah tamah dan pemberian penghargaan yang dilakukan Polres MBD menjadi momentum untuk mengapresiasi perjuangan para atlet sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan lebih banyak prestasi dari tanah Maluku Barat Daya.
Penulis: E M
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook