Forkopinda ikut Pegawasi Jalanya Penyaluran Minyak di setiap SPBU. Demikelancaran Masyarakat Ketapang
Ketapang Kabar sulsel Indonesia com---Pemerintah daerah hanya bisa mehimbau masyarakat Ketapang agar jangan panik dengan kelangaan minyak,kelangkaan miyak bukan di Ketapang aja melainkan menyeluruh seIndonesia.
Kami pemerintah daerah Memitak kepada Seluruh SPBU yang ada diketapang agar berhati hati dalam mendistribusikan minyak yang sudah ada jangan di salah gunakan kalu ketahuan akan di berisangsi.
Menyikapi secara serius keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Ketapang. Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh BBM karena stok Pertalite maupun Pertamax di beberapa SPBU tidak tersedia dan masih menunggu pasokan dari Pertamina, sehingga berdampak pada aktivitas masyarakat, pelaku usaha, serta distribusi barang dan jasa.
Sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat, Saya Bupati Ketapang telah menerbitkan surat kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, dan seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Ketapang agar segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mempercepat distribusi dan memastikan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang.
PT Pertamina Patra Niaga segera menambah pasokan dan mempercepat penyaluran BBM ke seluruh SPBU, khususnya pada wilayah kabupaten Ketapang.
Forkopimda akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga pasokan BBM kembali normal. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, dan bersama-sama menjaga ketertiban selama proses normalisasi distribusi berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus mengawal penyelesaian persoalan ini agar kebutuhan BBM masyarakat dapat segera terpenuhi dan aktivitas ekonomi serta pelayanan publik kembali berjalan normal, sejalan dengan semangat Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri.
agustami

























Komentar via Facebook