Ketua OKIA Tegaskan Musda KNPI Mimika Belum Sah, Klaim Ketua Dinilai Menyesatkan: Forum Masih Diskors
Ketua OKIA Tegaskan Musda KNPI Mimika Belum Sah, Klaim Ketua Dinilai Menyesatkan: Forum Masih Diskors
TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Polemik Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Mimika 2026 kian memanas. Ketua OKIA Mimika, Remon Kelenangeme, menegaskan bahwa hingga Kamis (2/7/2026), Musda belum menghasilkan Ketua KNPI Kabupaten Mimika secara definitif karena forum persidangan masih berstatus diskors.
Pernyataan tersebut disampaikan Remon mewakili sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), DPC distrik, organisasi Cipayung, dan unsur Karateker usai sidang Musda yang berlangsung hingga dini hari.
Remon menilai munculnya klaim mengenai terpilihnya Ketua KNPI Mimika merupakan tindakan yang tidak memiliki dasar karena forum tertinggi organisasi tersebut belum ditutup secara sah.
"Musda belum selesai. Forum masih diskors. Karena itu, tidak ada dasar bagi siapa pun untuk mengklaim telah terpilih sebagai Ketua KNPI Mimika," tegas Remon.
Ia juga menyayangkan adanya sejumlah peserta yang memilih meninggalkan ruang sidang ketika persidangan masih berlangsung. Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan etika organisasi dan mencederai marwah Musda sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi.
"Forum Musda adalah forum yang terhormat. Meninggalkan sidang sebelum agenda selesai merupakan sikap yang tidak menghormati mekanisme organisasi dan berpotensi menimbulkan konflik baru," ujarnya.
Remon menegaskan, seluruh hasil yang beredar di luar forum resmi tidak dapat dijadikan dasar hukum organisasi selama sidang belum dilanjutkan dan ditutup sesuai tata tertib Musda.
Dalam pernyataan sikapnya, ia mendesak Ketua Karateker KNPI Mimika, Arden Temorubun, agar bertanggung jawab menuntaskan seluruh tahapan Musda sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI hingga menghasilkan keputusan yang sah, final, dan dapat diterima seluruh peserta.
Selain itu, Remon meminta Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Bupati Mimika dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, untuk tidak terburu-buru memberikan pengakuan terhadap pihak mana pun sebelum forum Musda benar-benar selesai.
Ia juga meminta Ketua Umum KNPI dan DPD KNPI Papua Tengah turun tangan mengawal penyelesaian Musda agar proses regenerasi kepemudaan di Mimika tetap berjalan sesuai aturan organisasi serta terhindar dari dualisme kepengurusan.
"Hari ini Musda KNPI Kabupaten Mimika Tahun 2026 belum melahirkan keputusan final. Forum secara resmi masih diskors dan akan dilanjutkan kembali untuk memilih Ketua KNPI Mimika secara definitif," katanya.
Menurut Remon, sebanyak 56 peserta yang terdiri dari perwakilan OKP, DPC distrik, organisasi Cipayung, dan unsur peserta lainnya masih tercatat tetap berada dalam forum hingga sidang diskors. Daftar hadir tersebut, kata dia, menjadi bagian dari dokumen resmi yang menunjukkan forum belum kehilangan legitimasi.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan dari kelompok peserta yang tetap bertahan dalam persidangan bahwa Musda KNPI Kabupaten Mimika belum berakhir. Mereka mengingatkan seluruh pihak agar menghormati mekanisme organisasi dan tidak menggiring opini publik dengan klaim sepihak yang berpotensi memperkeruh situasi.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook