Dari Mimbar Jumat, Kapolres Fakfak Titipkan Pesan Persatuan dan Keamanan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 23 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Dari Mimbar Jumat, Kapolres Fakfak Titipkan Pesan Persatuan dan Keamanan

Fakfak, Kabarsulselindonesia.web.id | Menjaga keamanan tidak cukup hanya dengan kehadiran polisi. Kesadaran masyarakat untuk merawat persaudaraan, menghormati perbedaan, dan peduli terhadap keselamatan sesama menjadi bagian penting dalam menciptakan kedamaian. Pesan itu disampaikan Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak saat menyambangi jemaah Masjid Agung Baitul Makmur, Jumat, 23 Oktober 2026.

Dalam kegiatan Jumat Keliling di masjid yang terletak di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Naim mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama.

Sekitar 100 jemaah mengikuti kegiatan tersebut bersama personel Polres Fakfak. Seusai salat Jumat, Kapolres menyampaikan pesan-pesan keamanan dalam suasana yang berlangsung akrab dan penuh kebersamaan.

Menurut Naim, keamanan bukan semata-mata urusan kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam mencegah gangguan keamanan, memelihara kerukunan, dan menjaga agar perbedaan tidak berkembang menjadi sumber perselisihan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang beragam, sikap saling menghormati menjadi modal penting untuk mempertahankan kedamaian Fakfak. Karena itu, warga diimbau tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun provokasi yang berpotensi merusak persatuan.

Keselamatan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

Pesan Kapolres tidak berhenti pada persoalan keamanan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, termasuk menggunakan helm ketika berkendara.

Imbauan tersebut menegaskan bahwa menjaga keselamatan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya.

Naim turut mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika beraktivitas di luar rumah di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan ketika kualitas udara terdampak asap.

Perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan itu relevan dengan kebutuhan masyarakat untuk tetap waspada menghadapi risiko yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Layanan 110 untuk Respons Cepat

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses selama 24 jam.

Informasi dari warga dapat membantu polisi mengetahui persoalan lebih awal, menentukan langkah penanganan, dan mencegah gangguan keamanan berkembang menjadi masalah yang lebih luas.

Namun, keberhasilan pelayanan kepolisian tidak hanya ditentukan oleh tersedianya saluran pengaduan. Kecepatan merespons laporan, ketepatan penanganan, dan komunikasi yang baik dengan pelapor juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Melalui Jumat Keliling, Polres Fakfak berupaya membuka ruang komunikasi langsung dengan warga. Kehadiran polisi di tempat ibadah sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan keamanan tanpa mengabaikan nilai silaturahmi dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.20 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Bagi Fakfak, menjaga kedamaian bukan sekadar slogan. Ia tumbuh dari kebiasaan menghormati perbedaan, kepedulian terhadap keselamatan sesama, serta kesediaan masyarakat dan kepolisian untuk bekerja bersama.

Pesan yang dibawa Kapolres dari Masjid Agung Baitul Makmur itu sederhana: keamanan akan lebih kuat ketika polisi hadir melayani dan masyarakat ikut menjaga. Sebab, kedamaian yang dirawat bersama menjadi modal penting bagi kehidupan yang harmonis, hari ini maupun bagi generasi mendatang.
 

Writter: Humas Polres | Editor: Den