Ketegasan Bupati Johannes Rettob Adalah Kepentingan Rakyat
Ketegasan Bupati Johannes Rettob Adalah Kepentingan Rakyat
Timika Kabarsulselindonesia.web.id – Aliansi Peduli Pengusaha Orang Asli Papua (APPOAP) menyatakan bahwa langkah tegas Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam mengevaluasi kinerja para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mimika.7/7/26
Menurut APPOAP, evaluasi terhadap pimpinan OPD merupakan kewenangan kepala daerah yang bertujuan memastikan seluruh perangkat pemerintahan bekerja secara profesional, disiplin, dan mampu menjalankan program pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
Di tengah tantangan ekonomi, termasuk kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada meningkatnya biaya konstruksi, distribusi material, serta pelaksanaan proyek pembangunan, APPOAP berpandangan bahwa pemerintah daerah membutuhkan birokrasi yang cepat beradaptasi, mampu mengambil keputusan, dan menghadirkan solusi terhadap berbagai kendala di lapangan.
APPOAP menilai berbagai tantangan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat maupun terlambatnya pelaksanaan program pembangunan. Justru dalam situasi seperti ini, setiap pimpinan OPD dituntut menunjukkan kapasitas kepemimpinan, inovasi, dan kemampuan manajerial dalam mempercepat realisasi program yang telah direncanakan.
Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha Orang Asli Papua, APPOAP berpandangan bahwa keterlambatan pembangunan tidak hanya berdampak pada rendahnya realisasi program pemerintah, tetapi juga berpotensi mengurangi kesempatan kerja bagi kontraktor lokal, tenaga kerja Orang Asli Papua, pelaku UMKM, serta masyarakat yang menaruh harapan terhadap manfaat pembangunan daerah.
Karena itu, APPOAP mendukung langkah evaluasi terhadap pimpinan OPD sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan agar setiap penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan yang berkualitas.
APPOAP juga mengajak seluruh pimpinan OPD menjadikan evaluasi tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan disiplin, memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan program, serta membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Menurut APPOAP, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga dari seberapa cepat program dapat direalisasikan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.
"Ketegasan Bupati Johannes Rettob harus dipahami sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja pemerintahan demi kepentingan masyarakat. Pada akhirnya, yang harus menjadi pemenang bukan birokrasi ataupun pejabat, melainkan seluruh masyarakat Mimika yang berhak menikmati pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang tepat waktu, serta peningkatan kesejahteraan," tegas APPOAP.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook