Sekda Maluku Sadali Ie Resmi Buka 6th Maluku Manggurebe: Sinergi Kuat Kunci UMKM Maluku Naik Kelas dan Berdaya Saing

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 09 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Sekda Maluku Sadali Ie Resmi Buka 6th Maluku Manggurebe: Sinergi Kuat Kunci UMKM Maluku Naik Kelas dan Berdaya Saing

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, mewakili Gubernur Maluku, secara resmi membuka 6th Maluku Manggurebe Tahun 2026 di Pattimura Park, Ambon, Jumat (9/10/2026). Kegiatan bergengsi ini memasuki tahun ke-6 dengan tema: "Manggurebe: Mendorong Kreativitas dan Inovasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Tahan."

Hadir dalam pembukaan jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Asis Sangkala, Anggota Dewan Gubernur BI Thomas Jiwandono, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua Dekranasda Kota Ambon Lisa Wattimena, pimpinan instansi vertikal, perbankan, BUMN, serta ratusan pelaku UMKM dari seantero Maluku.

Ekonomi Maluku Tumbuh Positif, UMKM Pilar Utamanya

Sadali Ie menyampaikan kabar menggembirakan: perekonomian Maluku pada Triwulan II Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,31 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 5,16 persen.

"Capaian ini harus kita jaga dan perkuat. Di sinilah peran strategis UMKM — bukan hanya sebagai sumber kehidupan masyarakat, tetapi ruang inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penggerak nilai tambah potensi unggulan Maluku," ujarnya.

Potensi Maluku Harus Menjadi Produk Bernilai Tambah Tinggi

Maluku kaya akan sumber daya alam — perikanan, pala, cengkeh, kelapa, dan beragam produk olahan — serta warisan budaya yang luar biasa, mulai dari wastra hingga kerajinan khas daerah. Semua ini harus terus didorong menjadi produk asli daerah yang bernilai tambah dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

"Kekayaan budaya bukan sekadar warisan. Dengan kreativitas dan inovasi, budaya bisa menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi semakin tinggi. Maluku Manggurebe hadir sebagai ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, meningkatkan kualitas, sekaligus memperluas akses pasar," tegasnya.

Digitalisasi dan Sinergi, Dua Kunci Naik Kelas

Sekda menegaskan dua hal penting yang harus diperkuat ke depan:

-Adaptasi Teknologi & Digitalisasi — pemasaran daring, peningkatan kapasitas usaha, dan sistem pembayaran non-tunai harus terus dikembangkan agar produk Maluku makin dikenal dan menjangkau konsumen lebih luas.

-Sinergi Lintas Pihak — pemerintah daerah, Bank Indonesia, instansi vertikal, perbankan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat harus bergerak bersama membangun ekosistem UMKM yang kuat. Tidak ada pihak yang bisa berjalan sendiri.

"Maluku Manggurebe membuktikan: dari tahun ke tahun, sinergi adalah kunci. Mari kita jadikan momentum ini langkah nyata agar UMKM Maluku tumbuh naik kelas, mampu bersaing di tingkat nasional hingga global," harapnya.

Sadali Ie juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk hadir, meramaikan, dan memberikan dukungan nyata kepada para pelaku UMKM — dengan membeli, menggunakan, dan memperkenalkan produk-produk asli Maluku.

"Mari bekerja bersama, bergerak bersama, dan maju bersama. Semangat Manggurebe bukan sekadar tema — itu cara kita membangun ekonomi Maluku yang inklusif, berdaya tahan, dan berdaya saing. For Maluku pung bae!" tutupnya.

(M.N)