Sikapi Isu Intervensi Politik di KNPI, Tokoh Pemuda Desak Bupati Mimika Jaga Netralitas dan Persatuan.

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 07 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Sikapi Isu Intervensi Politik di KNPI, Tokoh Pemuda Desak Bupati Mimika Jaga Netralitas dan Persatuan.

Sikapi Isu Intervensi Politik di KNPI, Tokoh Pemuda Desak Bupati Mimika Jaga Netralitas dan Persatuan.

MIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Dinamika menjelang agenda Rapat Pimpinan Pemuda Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika mendapat sorotan tajam. Muncul kekhawatiran besar di kalangan internal mengenai adanya upaya penggiringan organisasi kepemudaan ini menjadi mitra taktis partai politik tertentu demi kepentingan pemilu.

Tokoh Pemuda sekaligus Intelektual Waa-Banti, Dian Omaleng, menyatakan bahwa indikasi intervensi politik praktis ini berpotensi besar memicu perpecahan di antara pemuda Mimika. Ia menilai, jika agenda rapim dan musda disetir untuk memenangkan figur tertentu sebagai "boneka" kepentingan politik, maka marwah KNPI sebagai wadah independen akan mati.

"Jika organisasi kepemudaan sudah disusupi kepentingan politik praktis seperti ini, dampaknya akan sangat buruk bagi persatuan pemuda di Mimika. Kita tidak ingin netralitas pemuda tergangu oleh tusukan kepentingan luar," ujar Dian Omaleng dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, dampak jangka panjang dari pembiaran ini adalah matinya karakter kepemimpinan generasi muda Mimika secara perlahan, terutama bagi pemuda asli suku Amungme dan Kamoro yang seharusnya dilindungi dan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.

Atas dasar kondisi tersebut, para tokoh pemuda mendesak Bupati Mimika selaku pimpinan tertinggi dan pemangku kepentingan di daerah untuk segera mengambil sikap objektif. Pemerintah daerah diharapkan hadir sebagai penengah guna menjaga stabilitas dan keutuhan organisasi.

Ada beberapa poin penting yang diharapkan dapat diambil oleh Bupati Mimika:

1. Menegaskan Netralitas:

Bupati diminta mengingatkan kembali bahwa KNPI adalah organisasi pemuda yang independen, bukan sayap atau mitra taktis partai politik mana pun.

2. Evaluasi Melalui Kesbangpol:

Pemerintah daerah perlu mengawasi proses Rapimpurda dan Musda agar berjalan demokratis sesuai AD/ART, bebas dari intervensi atau pesanan politik pihak luar.

3. Proteksi Pemuda Amungme & Kamoro:

Memastikan ruang kaderisasi tetap sehat agar melahirkan pemimpin yang mandiri, berkarakter, dan berkomitmen murni pada pembangunan daerah.

"Kami sangat berharap Bupati dapat bersikap tegas demi menjaga keutuhan dan persatuan pemuda di Mimika jauh lebih baik ke depan. Regenerasi kepemimpinan muda di daerah ini terlalu  korbankan demi kepentingan oknum tertentu," pungkasnya.

Editor : Bruce Elang