BUPATI CUP CETAK SEJARAH, PERTAMA KALI DIGELAR SERENTAK DI 11 KECAMATAN MALUKU TENGGARA

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

BUPATI CUP CETAK SEJARAH, PERTAMA KALI DIGELAR SERENTAK DI 11 KECAMATAN MALUKU TENGGARA

BUPATI CUP CETAK SEJARAH, PERTAMA KALI DIGELAR SERENTAK DI 11 KECAMATAN MALUKU TENGGARA

Maluku Tenggara Kabarsulselindonesia.web.id – Turnamen Bupati Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi dimulai secara serentak di 11 kecamatan se-Kabupaten Maluku Tenggara. Pelaksanaan yang berlangsung bersamaan di seluruh kecamatan ini disebut sebagai sejarah baru sejak Kabupaten Maluku Tenggara berdiri.25/07/2026

Koordinator Bupati Cup, Luther Chaky Rahayaan, menegaskan bahwa untuk pertama kalinya turnamen tersebut digelar serentak hingga menjangkau seluruh kecamatan.

  "Sejak Kabupaten Maluku Tenggara berdiri, baru kali ini Bupati Cup dilaksanakan secara serentak di 11 kecamatan. Ini merupakan sejarah baru bagi Maluku Tenggara," tegas Luther Chaky Rahayaan.

Menurutnya, pembukaan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar. Meski terdapat sedikit perbedaan waktu pelaksanaan di beberapa kecamatan, hal itu tidak mengurangi semangat masyarakat dalam menyambut perhelatan olahraga tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan panitia, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tenaga kesehatan, para guru, instansi vertikal, tokoh masyarakat, hingga ribuan warga yang memadati lokasi pertandingan.

Sambutan Bupati Maluku Tenggara yang dibacakan oleh para camat di masing-masing kecamatan juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Turnamen ini dinilai bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi wadah mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pelaku UMKM.

Antusiasme warga tergambar dari pernyataan seorang masyarakat berusia 71 tahun saat menghadiri pembukaan turnamen. Ia menyampaikan kepada camat bahwa selama hidupnya baru kali ini menyaksikan Bupati Cup digelar di kecamatannya sendiri.

  "Pa Camat, saya sudah berusia 71 tahun, rambut saya sudah putih. Baru kali ini saya melihat Bupati Cup dilaksanakan di kecamatan," ujarnya.

Bagi panitia, ungkapan tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan Bupati Cup secara merata di seluruh kecamatan merupakan langkah yang memberi ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat dalam menikmati kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Luther Chaky Rahayaan berharap Turnamen Bupati Cup mampu memperkuat persatuan masyarakat, menumbuhkan sportivitas, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Mari kita sukseskan Bupati Cup dengan menjunjung tinggi sportivitas, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dalam semangat persatuan dan kebersamaan," tutup Chaky.

Editor: Bruce Elang